<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sampah &#8211; Kubus</title>
	<atom:link href="https://kubus.id/tag/sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kubus.id</link>
	<description>Melihat Dunia Berbagai Sisi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Oct 2025 12:05:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kubus.id/wp-content/uploads/2024/03/Desain-tanpa-judul-150x150.png</url>
	<title>sampah &#8211; Kubus</title>
	<link>https://kubus.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akademisi Soroti Masalah Sampah: Pemerintah Harus Tegas, Masyarakat Harus Sadar!</title>
		<link>https://kubus.id/akademisi-soroti-masalah-sampah-pemerintah-harus-tegas-masyarakat-harus-sadar/</link>
					<comments>https://kubus.id/akademisi-soroti-masalah-sampah-pemerintah-harus-tegas-masyarakat-harus-sadar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 12:05:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[sadar]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tegas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=20677</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Persoalan sampah yang tak kunjung selesai mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Kebiasaan membuang sampah sembarangan dinilai sudah menjadi bagian dari karakter masyarakat yang perlu diubah melalui pendekatan menyeluruh. Dr. Bayu Eka Yulian, S.P., M.Si., Dosen Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, menekankan bahwa masalah sampah tidak bisa [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/akademisi-soroti-masalah-sampah-pemerintah-harus-tegas-masyarakat-harus-sadar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah di SLG Meningkat Usai Libur Panjang, Pemkab Kediri Beri Imbauan</title>
		<link>https://kubus.id/sampah-di-slg-meningkat-usai-libur-panjang-pemkab-kediri-beri-imbauan/</link>
					<comments>https://kubus.id/sampah-di-slg-meningkat-usai-libur-panjang-pemkab-kediri-beri-imbauan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 09:29:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[SLG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=18288</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Setelah libur panjang 1 Muharam 1447 H, volume sampah di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan, terutama di ruang-ruang publik. Di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), lonjakan sampah tercatat naik hingga 20%. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri, volume sampah di SLG mengalami kenaikan pada tanggal 27 hingga 29 Juni 2025. Kenaikan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/sampah-di-slg-meningkat-usai-libur-panjang-pemkab-kediri-beri-imbauan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kediri Susun Perbup untuk Ubah Gaya Hidup Minim Plastik</title>
		<link>https://kubus.id/pemkab-kediri-susun-perbup-untuk-ubah-gaya-hidup-minim-plastik/</link>
					<comments>https://kubus.id/pemkab-kediri-susun-perbup-untuk-ubah-gaya-hidup-minim-plastik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 11:26:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkunganhidup]]></category>
		<category><![CDATA[#sampahplastik]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Radio ANDIKA]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=17718</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID-Pemerintah Kabupaten Kediri tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Regulasi ini untuk mengubah pola hidup masyarakat ke arah yang lebih ramah lingkungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti mengungkapkan, Perbup tersebut kini tengah disusun dan akan menjadi landasan untuk menekan konsumsi plastik di berbagai [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/pemkab-kediri-susun-perbup-untuk-ubah-gaya-hidup-minim-plastik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Kediri Ajak Masyarakat Aplikasikan Prinsip 3R</title>
		<link>https://kubus.id/wali-kota-kediri-ajak-masyarakat-aplikasikan-prinsip-3r/</link>
					<comments>https://kubus.id/wali-kota-kediri-ajak-masyarakat-aplikasikan-prinsip-3r/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 06:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Vinanda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=17830</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak masyarakat untuk dapat memilah sampah di tingkat rumah tangga dan menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Hal tersebut disampaikan Wali Kota Kediri pada Sosialisasi Pengurangan Sampah Melalui Lomba Zero Waste Kelurahan dan Kebijakan Lingkungan Hidup, yang bertempat di Hutan Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (5/6/2025). &#8220;Permasalahan sampah [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/wali-kota-kediri-ajak-masyarakat-aplikasikan-prinsip-3r/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah Kian Menumpuk, DLH Kabupaten Blitar Terbitkan SE Kurangi Plastik Sekali Pakai!</title>
		<link>https://kubus.id/sampah-kian-menumpuk-dlh-blitar-terbitkan-edaran-kurangi-plastik-sekali-pakai/</link>
					<comments>https://kubus.id/sampah-kian-menumpuk-dlh-blitar-terbitkan-edaran-kurangi-plastik-sekali-pakai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 09:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=17566</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar kembali mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai dan sedotan plastik. Kebijakan ini diterbitkan sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya volume sampah, khususnya sampah plastik, yang kian mengkhawatirkan. Kepala DLH Kabupaten Blitar, Achmad Cholik, menjelaskan bahwa surat edaran tersebut merupakan upaya untuk menyegarkan kembali [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/sampah-kian-menumpuk-dlh-blitar-terbitkan-edaran-kurangi-plastik-sekali-pakai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jorok! Tumpukan Sampah &#8216;Hiasi&#8217; Kali Bok Bringin Badas Kediri</title>
		<link>https://kubus.id/tumpukan-sampah-hiasi-kali-bok-bringin-badas-kediri/</link>
					<comments>https://kubus.id/tumpukan-sampah-hiasi-kali-bok-bringin-badas-kediri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 07:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[#beritakediri]]></category>
		<category><![CDATA[badas kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kali bok bringin]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=5478</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Tumpukan sampah hiasi kali Bok Bringin di Jalan Patimura Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Pemandangan kurang sedap hingga bau menyengat itu terjadi sudah beberapa bulan terakhir. Tumpukan sekitar 2 meter itu, mulai dari sampah organik maupun non organik dari rumah tangga, plastik, botol, kertas, masker hingga sayur busuk. Pemandangan tersebut terjadi pada [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/tumpukan-sampah-hiasi-kali-bok-bringin-badas-kediri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Darurat Sampah, Keberadaan TPS 3R di Kabupaten Kediri Masih Minim</title>
		<link>https://kubus.id/darurat-sampah-keberadaan-tps-3r-di-kabupaten-kediri-masih-minim/</link>
					<comments>https://kubus.id/darurat-sampah-keberadaan-tps-3r-di-kabupaten-kediri-masih-minim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 06:58:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPS 3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=5429</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) di Kabupaten Kediri sangat berdampak bagi pengurangan residu sebelum akhirnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sayangnya, di Kabupaten Kediri, masih ada 33 TPS 3R dari 343 desa dan 1 kelurahan yang tersebar di beberapa titik. Padahal saat ini terjadi darurat sampah imbas tingginya [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/darurat-sampah-keberadaan-tps-3r-di-kabupaten-kediri-masih-minim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kediri Keluhkan Sampah di Jalan Jaya Wijaya Pare</title>
		<link>https://kubus.id/warga-kediri-keluhkan-sampah-di-jalan-jaya-wijaya-pare/</link>
					<comments>https://kubus.id/warga-kediri-keluhkan-sampah-di-jalan-jaya-wijaya-pare/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 09:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pare kediri]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=4691</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Warga di sekitar Jalan Jaya Wijaya, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri mengeluhkan persoalan sampah yang berserakan dan tertumpuk di sepanjang jalan, tepatnya menuju RSIA Kasih Pare. Salah satu warga setempat, Supariyono, mengatakan tumpukan sampah tersebut melebar sekitar 20 meter di pinggir jalan membuat warga tidak nyaman karena tercium aroma tidak sedap dan [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/warga-kediri-keluhkan-sampah-di-jalan-jaya-wijaya-pare/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Hanya Bau Busuk, Warga Sekitar TPA Sekoto Kediri Juga Keluhkan Lalat</title>
		<link>https://kubus.id/tak-hanya-bau-busuk-warga-sekitar-tpa-sekoto-kediri-juga-keluhkan-lalat/</link>
					<comments>https://kubus.id/tak-hanya-bau-busuk-warga-sekitar-tpa-sekoto-kediri-juga-keluhkan-lalat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 07:45:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[ANDIKA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Radio ANDIKA]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekoto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=4592</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Warga di Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri mengeluhkan bau busuk yang berasal dari sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Sekoto. Tak hanya itu, mereka juga mengeluh soal lalat hijau yang beberapa kali datang. Salah satu warga sekitar TPA Sekoto tepatnya di RT 01 RW 14 Dusun Pohrejo bernama Yanti saat ditemui jurnalis [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/tak-hanya-bau-busuk-warga-sekitar-tpa-sekoto-kediri-juga-keluhkan-lalat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belum 5 Tahun, TPA Sekoto Terancam Overload</title>
		<link>https://kubus.id/belum-5-tahun-tpa-sekoto-terancam-overload/</link>
					<comments>https://kubus.id/belum-5-tahun-tpa-sekoto-terancam-overload/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Kubus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 10:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri Raya]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kubus.id/?p=4509</guid>

					<description><![CDATA[KUBUS.ID &#8211; Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri terancam overload sebelum masa umur pakai habis pada 2026 nanti. TPA yang beroperasi pada bulan Oktober 2021 lalu menggunakan sistem sanitary landfill yakni penimbunan sampah yang sudah tak bisa didaur ulang. &#8220;TPA Sekoto baru menggunakan sistem landfill, sebetulnya sudah mulai overload saat ini,&#8221; [&#8230;]]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://kubus.id/belum-5-tahun-tpa-sekoto-terancam-overload/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
