Beranda Kediri Raya Pertemuan Angin Monsun Asia dan Gangguan Atmosfer jadi Penyebab Angin Kencang di...

Pertemuan Angin Monsun Asia dan Gangguan Atmosfer jadi Penyebab Angin Kencang di Kediri Raya

100
Angin kencang sebabkan pohon tumbang di Jalan Urip Sumoharjo, Ngronggo, Kota Kediri. (Foto. Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengungkap penyebab angin kencang beberapa hari terakhir di Kediri Raya. Muhammad Alfiansyah Pradana, prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengatakan fenomena pola pertemuan konvergensi angin tersebut mengakibatkan sejumlah daerah mengalami bencana hidrometeorologi.

Menurut Alfiansyah aktifnya angin monsun Asia hingga gangguan atmosfer menjadi salah satu penyebab penyebab angin kencang di wilayah Kediri dan sekitarnya.  Angin kencang itu diakibatkan aktifnya angin monsun Asia, pola pertemuan angin (konvergensi).

“Gangguan atmosfer equatorial rossby dan diperkirakan adanya gangguan gelombang madden julian oscillation (MJO) yang akan melintasi wilayah Jawa Timur,” kata Alfian saat Mengudara di Radio ANDIKA Kediri.

Dirinya menerangkan, fenomena alam ini disebabkan karena suhu muka laut di perairan Selat Madura masih cukup signifikan. Serta keadaan atmosfer yang labil, sehingga mendukung tumbuhnya awan konvektif sehingga memiliki potensi menimbulkan hujan berintensitas sedang sampai deras.

“Dapat disertai petir dan angin kencang. Apalagi saat ini juga ada tropical cyclone Luana yang sebelumnya terpantau sebagai bibit siklon 91S di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Serta mampu mengakibatkan peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur,” imbuhnya.

Sementara itu Joko Ariyanto, Kalaksa BPBD Kota Kediri menjelaskan berdasarkan laporan, angin kencang mengakibatkan beberapa dampak. Termasuk pohon tumbang di Jalan Urip Sumoharjo, Ngronggo, Kota Kediri.

“Angin kencang ini bahkan sempat mengakibatkan pohon tumpang mengganggu akses jalan,” kata Joka.

Agar tidak membahayakan pengguna jalan, petugas dari TRC BPBD Kota Kediri langsung melakukan pemotongan pohon itu. Guna antisipasi kejadian serupa, BPBD bersiaga 24 jam, melakukan patroli, serta berkoordinasi dengan DLHKP terkait pohon miring dan rawan tumbang. (far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini