Beranda Kediri Raya Jaga Stabilitas Peternakan, Pemkab Kediri Gencarkan Vaksinasi PMK di 26 Kecamatan

Jaga Stabilitas Peternakan, Pemkab Kediri Gencarkan Vaksinasi PMK di 26 Kecamatan

41
Jaga Stabilitas Peternakan, Pemkab Kediri Gencarkan Vaksinasi PMK di 26 Kecamatan (Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri tancap gas menekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), puluhan ribu dosis vaksin kini digelontorkan secara masif ke seluruh kecamatan demi menjaga kesehatan ternak sekaligus melindungi peternak.

Total 41 ribu dosis vaksin PMK disiapkan untuk melindungi 41.075 ekor ternak yang tersebar di 26 kecamatan. Program vaksinasi ini telah dimulai sejak 15 Januari 2026 dan ditargetkan rampung pada 31 Mei 2026. Setiap kecamatan rata-rata menerima alokasi sekitar 1.575 dosis, disesuaikan dengan populasi ternak setempat.

Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyebutkan bahwa selain distribusi merata, pihaknya juga melakukan pemantauan intensif di wilayah tertentu. Dua kecamatan yang menjadi perhatian khusus adalah Tarokan dan Ngancar.

“Capaian vaksinasi di Tarokan dan Ngancar masih perlu didorong. Kami terus mengoptimalkan tim di lapangan agar proses vaksinasi bisa dipercepat dan perlindungan ternak merata,” ujar Tutik, Jumat (30/1/2026).

Tak hanya vaksinasi, DKPP juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak dari luar daerah. Kecamatan Tarokan dan Ngancar menjadi titik krusial karena berfungsi sebagai pintu masuk ternak dari Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Blitar.

Pengawasan difokuskan pada sapi potong yang mobilitasnya paling tinggi, terutama menjelang hari raya keagamaan. Tingginya lalu lintas ini dinilai berisiko memicu penyebaran PMK.

“Sapi potong menjadi perhatian utama karena pergerakannya sangat masif. Dokumen kesehatan dan status vaksinasi ternak yang melintas akan kami perketat,” tegas Tutik.

Dengan langkah proaktif ini, Pemkab Kediri berharap sektor peternakan tetap stabil, terbebas dari ancaman wabah PMK, serta kesejahteraan peternak tetap terjaga menjelang momen-momen krusial kebutuhan pangan masyarakat.(atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini