KUBUS.ID – Power nap atau tidur singkat sering jadi andalan untuk mengembalikan energi di tengah aktivitas padat. Namun, jika dilakukan dengan cara yang keliru, power nap justru bisa membuat kepala terasa pusing, tubuh lemas, dan sulit fokus. Agar tidur singkat benar-benar memberi manfaat, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
1. Batasi Durasi Tidur
Power nap idealnya berlangsung antara 10–20 menit. Durasi ini cukup untuk menyegarkan otak tanpa masuk ke fase tidur dalam. Tidur terlalu lama, terutama lebih dari 30 menit, berisiko memicu sleep inertia, yaitu kondisi pusing dan linglung setelah bangun tidur.
2. Pilih Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk power nap adalah antara pukul 13.00 hingga 15.00, saat tubuh secara alami mengalami penurunan energi. Tidur di luar jam tersebut, terutama menjelang sore atau malam, bisa mengganggu pola tidur utama di malam hari.
3. Cari Posisi yang Nyaman, Bukan Terlalu Nyenyak
Posisi setengah rebah atau duduk bersandar lebih disarankan dibandingkan tidur telentang di kasur. Posisi ini membantu tubuh tetap dalam mode istirahat ringan sehingga lebih mudah bangun tanpa rasa berat di kepala.
4. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung
Lingkungan yang tenang, redup, dan sejuk membantu tubuh lebih cepat rileks. Gunakan penutup mata atau earphone peredam suara bila diperlukan. Hindari tempat yang terlalu terang atau bising agar kualitas power nap tetap optimal.
5. Pasang Alarm
Memasang alarm adalah langkah penting agar power nap tidak kebablasan. Pilih nada alarm yang lembut namun cukup jelas agar bangun terasa lebih natural dan tidak mengejutkan.
6. Hindari Langsung Tidur Setelah Makan Berat
Tidur setelah makan besar dapat mengganggu pencernaan dan memicu rasa tidak nyaman saat bangun. Jika ingin power nap, beri jeda sekitar 30 menit setelah makan agar tubuh lebih siap beristirahat.
7. Minum Air Putih Setelah Bangun
Rasa pusing setelah tidur singkat bisa dipicu oleh dehidrasi ringan. Minum segelas air putih setelah bangun membantu menyegarkan tubuh dan melancarkan aliran darah ke otak.
8. Lakukan Peregangan Ringan
Sebelum kembali beraktivitas, lakukan peregangan ringan atau berjalan sejenak. Gerakan sederhana ini membantu tubuh beradaptasi dari kondisi istirahat ke aktivitas tanpa rasa kaku atau pusing.
Power nap yang benar bukan soal tidur lama, melainkan tidur dengan durasi dan waktu yang tepat. Dengan menerapkan tips di atas, tidur singkat di siang hari bisa menjadi solusi efektif untuk mengembalikan fokus dan energi tanpa efek pusing atau lesu.




























