KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komandan Kodim 0809 Kediri sekaligus Dansatgas TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., meninjau langsung progres pengerjaan proyek TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Senin (16/2).
Peninjauan difokuskan pada dua titik vital, yakni renovasi Mushola Al-Ikhlas di Dusun Sumber Bahagia dan pembangunan jalan tembus strategis yang menghubungkan Dusun Sumber Bahagia menuju Dusun Kapasan.
“TMMD adalah wujud nyata sinergi TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di wilayah terisolir. Kehadiran TMMD di Desa Gadungan diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” ujar Dandim.
Berdasarkan pantauan langsung, seluruh sasaran fisik sudah mencapai 60%. Dandim menargetkan rampung 100% pada 11 Maret mendatang, bertepatan dengan penutupan program.
Pembangunan Fisik: Membuka Akses, Perbaiki Hunian
TMMD ke-127 di Puncu tahun ini mencakup berbagai proyek infrastruktur yang langsung dirasakan warga:
- Jalan Tembus: Pembangunan jalan sepanjang 1.600 meter dengan lebar 2,5 meter menghubungkan Dusun Sumber Bahagia dan Dusun Kapasan.
- Renovasi Hunian: Perbaikan 20 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar lebih sehat dan nyaman.
- Sanitasi & Ibadah: Perehapan Mushola Al-Ikhlas, pembangunan 5 titik sumur bor, serta 20 unit MCK.
- Fasilitas Umum: Pengecatan bangunan sekolah dan program penghijauan lingkungan.
Pemberdayaan Non-Fisik: Fokus Stunting dan Ekonomi Kreatif
TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program non-fisik:
- Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis dan workshop olahan makanan bergizi sebagai upaya penanganan stunting.
- Kemandirian Ekonomi: Pelatihan pertanian, ternak kambing, hingga pembuatan kue untuk ibu-ibu lokal.
- Ketahanan Pangan: Penanaman jagung masif untuk memperkuat kedaulatan pangan desa.
Dandim optimis, melalui integrasi pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, Desa Gadungan akan bertransformasi menjadi desa mandiri, religius, dan berdaya saing tinggi secara ekonomi.(atc/adr)






























