
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Literasi media kian krusial di tengah derasnya arus informasi digital. Kesadaran itulah yang mendorong puluhan siswa SMPN 1 Purwoasri Kediri berkunjung ke ANDIKA Media Center, Senin (26/1/2026), untuk belajar langsung tentang media dan jurnalistik di era digital.
Didampingi para guru, siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik itu diajak memahami bagaimana media bekerja, sekaligus membangun kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terjebak hoaks. Kunjungan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran tentang penggunaan teknologi yang aman dan etis bagi generasi muda.
Di hadapan para siswa, Station Manager Radio ANDIKA, Adnan Raharja, memaparkan perjalanan ANDIKA bertransformasi dari radio konvensional menjadi media multiplatform yang kini menjadi rujukan informasi publik, khususnya di wilayah Kediri Raya. Transformasi itu, kata dia, dilakukan dengan membaca perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar jurnalistik.
“ANDIKA tumbuh bersama masyarakat. Melalui program berbasis citizen journalism, kami membangun kolaborasi kebaikan dengan pendengar. Banyak persoalan publik bisa dicarikan solusi karena partisipasi masyarakat,” jelas Adnan.
Pendekatan tersebut membuat ANDIKA tetap relevan dan mampu bertahan di tengah gempuran media digital. Kepercayaan publik menjadi modal utama agar media tidak sekadar cepat, tetapi juga akurat dan berdampak.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Purwoasri, M. Anang Sholikhudin, mengatakan kunjungan ini bertujuan memberi insight jurnalistik sekaligus wawasan tentang tantangan media masa kini. ANDIKA dipilih karena dinilai kredibel dan konsisten menjadi rujukan masyarakat di eks Karesidenan Kediri.
“Kami ingin siswa tidak hanya bisa menulis, tetapi juga paham etika media dan tantangan jurnalistik digital,” ujarnya.
Tak hanya berdiskusi, para siswa juga diajak melihat langsung aktivitas tim redaksi di newsroom ANDIKA Media. Mereka menyaksikan proses pengolahan informasi publik, mulai dari verifikasi hingga penyajian berita ke berbagai platform.
Melalui pengalaman ini, siswa diharapkan semakin melek media, mampu menyaring informasi, dan tumbuh menjadi generasi yang kritis serta bertanggung jawab di ruang digital.(adr)































