Beranda Nasional BGN Ungkap Alasan Pasca Susu UHT Dikabarkan Langka di Pasaran

BGN Ungkap Alasan Pasca Susu UHT Dikabarkan Langka di Pasaran

2770
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengakui kebutuhan SPPG terhadap susu UHT. (Foto. ANTARA)

JAKARTA, (KUBUS.ID) – Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal kabar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memborong susu UHT di banyak minimarket hingga menyebabkan pelanggan kesulitan mencari susu tersebut.

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengakui kebutuhan SPPG terhadap susu UHT yang merupakan salah satu menu Makan Bergizi Gratis (MBG) memang besar.

“Susunya memang banyak, kan, kebutuhannya banyak,” kata Nanik dikutip dari AntaraNEWS pada Kamis, (08/01).

Namun, Nanik memastikan ke depannya pemerintah akan membangun peternakan sapi untuk menyuplai susu sapi bagi kebutuhan MBG.  

“Ini lagi dibangun pabrik-pabrik baru. Pemerintah, kan, sekarang lagi bangun 500 peternakan,” jelasnya.

Kabar mengenai terkendalanya stok susu UHT di ritel modern bermula dari aduan seseorang di media sosial X. Dalam unggahan tersebut ada pembatasan pembelian susu UHT kemasan 750 ml, 900 ml dan 1.000 ml imbas keterbatasan suplai dari produsen.

Hanya saja, warganet justru mengaku stok tersebut langka imbas diborong oleh SPPG untuk keperluan MBG. Pernyataan itu dibenarkan banyak orang.

Salah seorang warganet mengaku menerima dua susu UHT kemasan besar 1 liter jelang libur sekolah selama dua pekan. Dengan demikian susu UHT kemasan besar banyak dicari oleh SPPG, imbasnya banyak orang kesulitan mencari stok susu UHT kemasan ini.

Warganet lain menyebut fenomena dapur MBG memborong susu UHT ini membuat warung kopi atau coffee shop kesulitan mencari pasokan susu UHT untuk keperluan bahan baku. (ANTARA/far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini