KEDIRI, KUBUS.ID -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri Mpasang Early Warning System (EWS) di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto. Alat peringatan dini tersebut dijadwalkan terpasang pada pertengahan September 2025 sebagai upaya mendeteksi potensi banjir lebih cepat serta mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat untuk proses evakuasi.
Kata Kalaksa BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, EWS dipasang di Sungai Kedak sisi barat yang masuk wilayah Kelurahan Bujel. Sistem ini memantau ketinggian air dengan beberapa level peringatan. Pada ketinggian 0–2 meter dinyatakan normal. Saat air mencapai 2 meter, sistem mengirim notifikasi melalui WhatsApp, dan pada 2,5 meter masuk level waspada. Ketinggian 2,5–3 meter berstatus siaga dengan lampu peringatan di sekitar lokasi menyala berkedip. Jika air melebihi 3 meter atau level awas, alarm akan berbunyi otomatis dan diklaim dapat terdengar hingga jarak lebih dari 20 kilometer.
Pemasangan EWS ini bertujuan memberikan peringatan dini sebelum banjir terjadi, meningkatkan kesiapsiagaan warga, serta mengurangi risiko korban jiwa. Kelurahan Bujel dipilih karena merupakan kawasan padat permukiman. Sementara itu, di wilayah Pojok sebelumnya sudah terpasang sistem serupa dari Jasa Tirta. (ikj)

































