KUBUS.ID – Fitur PayLater semakin populer karena menawarkan kemudahan: belanja sekarang, bayar nanti. Hanya dengan beberapa klik, barang bisa langsung didapat tanpa harus membayar penuh di awal. Praktis memang, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak, PayLater bisa menjadi jebakan finansial. Agar tidak terjebak utang konsumtif, berikut cara bijak menggunakan PayLater.
Apa Itu PayLater?
PayLater adalah metode pembayaran yang memungkinkan pengguna membeli barang atau jasa sekarang dan membayarnya di kemudian hari, biasanya dengan cicilan dan bunga tertentu. Secara konsep, PayLater mirip kartu kredit, tetapi lebih mudah diakses dan sering terintegrasi langsung dengan aplikasi belanja atau transportasi online.
Risiko Jika Digunakan Sembarangan
Beberapa risiko yang perlu diwaspadai:
- Bunga dan biaya admin yang menumpuk
- Terlambat bayar dikenakan denda
- Terjebak utang konsumtif
- Skor kredit terganggu
- Gaji habis untuk cicilan
Kemudahan akses sering membuat orang lupa bahwa PayLater tetaplah utang.
Cara Bijak Menggunakan PayLater
1. Gunakan untuk Kebutuhan, Bukan Keinginan
Prioritaskan PayLater untuk kebutuhan mendesak atau produktif, bukan untuk belanja impulsif atau mengikuti tren.
Tanya pada diri sendiri:
“Apakah ini benar-benar perlu atau hanya ingin?”
2. Pastikan Ada Kemampuan Membayar
Sebelum menggunakan PayLater, hitung apakah cicilan tersebut masih dalam batas aman. Idealnya, total cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan.
Jangan sampai bulan depan terasa sesak karena keputusan hari ini.
3. Perhatikan Bunga dan Biaya Tambahan
Baca dengan teliti:
- Besaran bunga
- Biaya admin
- Denda keterlambatan
Terkadang angka terlihat kecil, tetapi jika dijumlahkan bisa cukup besar.
4. Hindari Menggunakan untuk Hal Konsumtif
Liburan mewah, gadget terbaru, atau belanja diskon besar sering menjadi pemicu penggunaan PayLater yang tidak terkendali. Ingat, diskon bukan berarti hemat jika dibayar dengan utang.
5. Bayar Tepat Waktu
Disiplin membayar sebelum jatuh tempo sangat penting untuk menghindari denda dan menjaga riwayat kredit tetap baik.Pasang pengingat atau aktifkan autodebet jika tersedia.
6. Jangan Gunakan untuk Menutup Utang Lain
Menggunakan PayLater untuk membayar utang lain hanya akan memperpanjang masalah. Fokus pada penyelesaian, bukan menambah beban.
7. Evaluasi Penggunaan Setiap Bulan
Tinjau kembali:
- Apakah PayLater benar-benar membantu?
- Apakah cicilan masih terkendali?
- Apakah ada pola belanja impulsif?
Kesadaran ini membantu mencegah kebiasaan buruk berkembang.
PayLater: Alat atau Jebakan?
PayLater bukan sesuatu yang sepenuhnya buruk. Jika digunakan dengan perencanaan dan disiplin, fitur ini bisa membantu manajemen arus kas jangka pendek.
Namun tanpa kontrol, PayLater bisa menjadi pintu masuk utang yang sulit dihentikan.
Bijaklah sebelum klik “bayar nanti”. Karena setiap kemudahan tetap memiliki konsekuensi.






























