Beranda Gaya Hidup Cara Mengatur Gaji Agar Tidak “Numpang Lewat”

Cara Mengatur Gaji Agar Tidak “Numpang Lewat”

8

KUBUS.ID – Pernah merasa baru saja gajian, tapi tiba-tiba saldo sudah menipis? Fenomena gaji “numpang lewat” sering terjadi karena pengeluaran tidak terkontrol dan perencanaan keuangan yang kurang jelas. Tanpa strategi yang tepat, berapa pun besarnya penghasilan akan terasa selalu kurang.

Agar gaji tidak hanya mampir sebentar di rekening, berikut beberapa cara mengaturnya dengan lebih bijak.

1. Gunakan Rumus Pembagian Gaji

Salah satu metode sederhana adalah rumus 50-30-20:

  • 50% kebutuhan pokok (makan, transportasi, listrik, cicilan)
  • 30% keinginan (hiburan, nongkrong, belanja)
  • 20% tabungan & investasi

Anda bisa menyesuaikan persentasenya sesuai kondisi, tetapi prinsipnya tetap: jangan habiskan semuanya untuk konsumsi.

2. Bayar Diri Sendiri di Awal

Begitu gaji masuk, langsung sisihkan untuk tabungan atau investasi. Jangan menunggu sisa di akhir bulan, karena sering kali tidak ada sisa.

Mindset penting: menabung adalah prioritas, bukan pilihan.

3. Catat Semua Pengeluaran

Banyak kebocoran terjadi dari pengeluaran kecil yang dianggap sepele. Mulai dari kopi harian, langganan aplikasi, hingga belanja impulsif.

Dengan mencatat pengeluaran, Anda bisa:

  • Mengetahui pola boros
  • Mengevaluasi prioritas
  • Mengurangi pembelian tidak penting

4. Pisahkan Rekening

Gunakan rekening berbeda untuk:

  • Kebutuhan harian
  • Tabungan/investasi
  • Dana darurat

Cara ini membantu mengontrol pengeluaran dan menghindari penggunaan dana yang tidak seharusnya.

5. Hindari Gaya Hidup Lebih Tinggi dari Penghasilan

Ketika penghasilan naik, gaya hidup sering ikut naik. Padahal, kenaikan gaji sebaiknya diikuti dengan peningkatan tabungan atau investasi, bukan hanya konsumsi.

Hidup realistis lebih aman daripada terlihat mewah.

6. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat minimal 3–6 kali pengeluaran bulanan penting agar Anda tidak bergantung pada utang saat kondisi tak terduga terjadi.

Tanpa dana darurat, gaji bulan berikutnya bisa habis untuk menutup kebutuhan mendesak.

7. Evaluasi Setiap Akhir Bulan

Luangkan waktu untuk meninjau:

  • Apakah ada pengeluaran berlebihan?
  • Target tabungan tercapai atau tidak?
  • Apa yang bisa diperbaiki bulan depan?

Evaluasi rutin membantu keuangan lebih terkontrol.

8. Kurangi Utang Konsumtif

Cicilan yang terlalu banyak bisa membuat gaji terasa habis sebelum dinikmati. Prioritaskan melunasi utang berbunga tinggi agar beban bulanan lebih ringan.

Gaji Cukup Itu Soal Pengelolaan

Sering kali masalah bukan pada besar kecilnya penghasilan, tetapi pada cara mengaturnya. Dengan perencanaan sederhana dan konsisten, gaji tidak lagi “numpang lewat”, melainkan bekerja untuk masa depan Anda. Ingat, stabilitas finansial dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini