TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung kembali mematangkan skema angkutan gratis untuk momentum arus balik Lebaran tahun 2026 ini. Sebanyak lima unit armada bus disiapkan untuk memfasilitasi para perantau yang hendak kembali ke Surabaya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri di Kota Marmer.
Kabid Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Tulungagung, Oki Sakti Nugrahajati menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin tahunan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus meringankan beban masyarakat.
Mengenai alokasi anggaran, pihaknya memastikan tidak ada perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga jumlah armada yang dikerahkan pun tetap sama.
”Kalau dari tahun kemarin dan tahun 2026 anggarannya sama. Itu ada 5 bus untuk 300 orang,” ungkap Oki saat ditemui jurnalis ANDIKA Media, Kamis (26/2).
Terkait jadwal keberangkatan, Oki menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan berdasarkan perkiraan masa libur masyarakat.
Dishub Tulungagung memproyeksikan pemberangkatan akan dilakukan sesaat sebelum masa efektif kerja atau masuk sekolah dimulai kembali agar masyarakat bisa sampai di tujuan tepat waktu.
”Perkiraan antara tanggal 23 atau tanggal 24 Maret. Soalnya tanggal 25 Maret itu sudah masuk efektif. Tapi perkiraannya antara tanggal 23 atau tanggal 24,” jelasnya.
Meski sudah memiliki ancang-ancang tanggal, Dishub Tulungagung tidak bisa memutuskan jadwal tersebut secara sepihak.
Oki menegaskan bahwa pihaknya masih harus melakukan sinkronisasi dengan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur demi kelancaran alur armada di lapangan.
”Tapi untuk kepastiannya kita menunggu dari provinsi. Kan kita balik, kalau provinsi kan mudik. Dari provinsi itu menyediakan 100 bus rute Jawa, salah satunya dua rute itu ke Tulungagung,” paparnya.
Oleh karena itu, kepastian operasional lima bus menuju Surabaya tersebut sangat bergantung pada pengumuman resmi dari tingkat provinsi. Pihaknya berencana meluncurkan pendaftaran arus balik tepat satu hari setelah jadwal mudik dari provinsi dipastikan.
”Kita nunggu launching-nya dari Perhubungan provinsi launching tanggalnya berapa, baru kita juga satu hari setelah itu baru kita (sediakan bus untuk arus) baliknya,” sambung Oki.
Mengenai teknis pendaftaran, masyarakat yang berminat disarankan untuk terus memantau informasi terbaru agar tidak kehabisan kuota yang hanya tersedia untuk 300 orang tersebut. Pendaftaran nantinya dapat dilakukan melalui berbagai kanal yang telah disediakan untuk memudahkan calon penumpang.
”Di Dishub datang langsung ke sini, di aplikasi Dishub, (atau melalui) Instagramnya Dishub,” terangnya.(dit/adr)

































