
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap distribusi Minyakita guna memastikan penyaluran tepat sasaran dan sesuai ketentuan harga eceran tertinggi (HET). Pengecer atau penjual yang kedapatan menjual merek minyak goreng milik Kementerian Perdagangan tersebut di atas HET terancam sanksi tegas.
Di daerah, pengawasan juga dilakukan oleh Perum Bulog. Seperti yang disampaikan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun, pihaknya mendapat penugasan untuk menyalurkan Minyak Kita dengan memangkas jalur distribusi yang terlalu panjang.
Menurut Harisun, agen atau pengecer yang telah menerima pasokan Minyak Kita dari Bulog hanya diperbolehkan menyalurkan langsung kepada end user atau konsumen akhir.
“Tidak boleh setelah di dropping ke pengecer, di-dropping lagi ke agen-agen. Harus end user yang menikmati. Nggak boleh diecer lagi,” kata Harisun saat mengudara di Radio ANDIKA pada Minggu, (16/02).
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar pasokan yang diterima Bulog dapat tersalurkan sesuai ketentuan dan tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan berlebih. Pengawasan pun akan terus dilakukan di lapangan, khususnya di tiga pasar tradisional yang saat ini menjadi titik penyaluran Minyakita di Kota Kediri.
“Jangan sampai dengan pasokan yang cukup masif ini, dimanfaatkan oleh oknum untuk menjual lagi dengan harga yang tinggi,” ujarnya.
Beberapa waktu lalu, Bulog Kediri menerima dropping sebanyak 142 ribu liter Minyakita yang langsung disalurkan ke titik-titik distribusi.
Harisun menegaskan, pihaknya tidak akan segan menindak pengecer yang melanggar ketentuan, terutama yang menjual di atas HET. Sanksi tegas berupa blacklist akan diberlakukan bagi pedagang yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Yang sudah masuk dalam catatan kami, kalau menjual diatas HET, kita blacklist. Tidak dapat dropping lagi. Sanksi kami tegas kalau di Bulog,” tegasnya.
Tentu dengan pengawasan ketat itu, diharapkan distribusi Minyakita dapat berjalan lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat sebagai konsumen akhir benar-benar merasakan manfaatnya. (far)































