KEDIRI, (KUBUS.ID) – Suasana tenang di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, mendadak mencekam pada Minggu malam. Sebuah ledakan hebat yang diduga berasal dari bahan petasan meluluhlantakkan bagian dapur rumah milik Yasin. Hingga saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap asal-usul bahan peledak tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB tersebut mengejutkan warga sekitar. Berdasarkan keterangan di lapangan, ledakan terjadi sebanyak dua kali dengan suara yang sangat keras hingga terdengar dalam radius satu kilometer. Dampak ledakan mengakibatkan kerusakan parah pada bagian atap dan dinding dapur rumah korban. Beruntung, saat kejadian Yasin sedang berada di rumah sebelahnya, sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
”Suaranya sangat keras, warga langsung berhamburan keluar rumah karena kaget. Kami kira ada apa, ternyata dari arah rumah Pak Yasin,” ujar Moh Yusuf, salah satu saksi mata yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Meski bau menyengat khas obat petasan tercium kuat di lokasi, pihak kepolisian belum bisa memastikan siapa pemilik atau penyimpan bahan berbahaya tersebut. Saat dimintai keterangan oleh petugas, Yasin mengaku sama sekali tidak tahu-menahu dan merasa tidak pernah menyimpan serbuk petasan di rumahnya.
Menanggapi hal ini, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami kasus ini secara serius. Status Penyelidikan, sedang berlangsung oleh Satreskrim Polres Kediri, Tim Inafis bersama Polsek Kandangan, Koramil, dan pihak desa telah melakukan olah TKP.Kerugian Materil, ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Sebagai langkah pengamanan, area rumah telah dipasang garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga mengumpulkan sisa-sisa material di lokasi, meskipun saksi menyebutkan tidak ditemukan bekas kertas petasan yang lazim ditemukan pada ledakan mercon biasa. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan terkait penyimpanan bahan peledak atau obat petasan di lingkungan mereka.(atc)

































