Beranda Uncategorized Indonesia Mulai Kerahkan Pasukan ke Gaza April

Indonesia Mulai Kerahkan Pasukan ke Gaza April

57
sumber foto: cnnindonesia.com

KUBUS.ID – Indonesia akan mulai mengerahkan pasukan ke Jalur Gaza, Palestina, di bawah bendera Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) pada April mendatang. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono mengatakan militer sudah menyiapkan brigade gabungan sebanyak 8.000 personel.

Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 personel diharapkan siap dikerahkan sebagai tim pendahulu pada April, sisanya akan dikerahkan pada Juni. Namun, Donny menegaskan pengerahan pasukan tetap menunggu keputusan pemerintah dan mekanisme internasional.

“Berdasarkan info yang kami dapatkan, sampai saat ini belum ada keputusan politik negara mengenai tanggal keberangkatan TNI ke Gaza,” kata Donny saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Senin (16/2).

Dia lalu mengatakan rencana pengiriman sekitar 8.000 personel masih dalam tahap persiapan dan menunggu keputusan Presiden RI Prabowo Subianto.

Di internal TNI Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia yang digelar pada 12 Februari 2026 juga baru sampai tahap menetapkan bahwa pasukan disiapkan dalam format brigade komposit berjumlah 8.000 personel.

Donny lalu menjelaskan sejauh ini timeline yang disusun adalah pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi hingga Februari, gelar kesiapan pasukan pada akhir Februari.

“Sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026, dan seluruh elemen 8.000 personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026,” ujar dia.

Istilah siap berangkat, lanjut Donny, bukan berarti sudah berangkat, melainkan benar-benar dalam kondisi siap diberangkatkan sewaktu-waktu.

“Namun, jadwal keberangkatan tetap sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan RI Brigjen Rico Ricardo Sirait tak bisa memberi kepastian. Dia meminta publik menunggu hingga pertemuan puncak Dewan Perdamaian (Board of Peace) rampung.(cnn-stm)

Copy: cnnindonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini