Beranda Kediri Raya Jaga Silaturahmi, Mas Dhito Terima Kunjungan Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri

Jaga Silaturahmi, Mas Dhito Terima Kunjungan Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri

280
Jaga Silaturahmi, Mas Dhito Terima Kunjungan Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri (Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komunikasi lintas partai terus dijaga Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Tak sekadar formalitas politik, silaturahmi itu menjadi ruang konsolidasi demi memastikan roda pemerintahan berjalan selaras.

Bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito tersebut saat ini juga mengemban amanah sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri periode 2025–2030. Meski demikian, ia menegaskan komunikasi dengan partai politik lain tetap dibangun secara terbuka dan berkelanjutan.

Hal itu terlihat saat Mas Dhito menerima kunjungan silaturahmi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, M Hadi Setiawan, yang juga anggota DPRD Jawa Timur.

“Sekalipun saya dari PDI Perjuangan, Cak Hadi dari Golkar, dan nanti mungkin dari Gerindra, PKB, NasDem, PKS, maupun PAN, komunikasi akan terus kita bangun dan jaga dengan baik,” tegas Mas Dhito.

Menurutnya, komunikasi yang sehat antara eksekutif, legislatif, dan lintas partai menjadi kunci agar setiap kebijakan dan langkah pembangunan tetap berada di jalur yang tepat.

Mas Dhito tak menampik keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri. Namun, hal itu bukan alasan untuk berhenti mencari solusi, terutama dalam menangani persoalan krusial seperti banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah.

“Fiskal kita terbatas, tapi kita tidak mengeluh. Yang kita lakukan adalah mencari solusi. Seperti persoalan banjir kemarin, itu harus kita pikirkan bersama jalan keluarnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu langkah yang direncanakan adalah mendorong audiensi dengan Komisi V DPR RI. Harapannya, ada dukungan pusat untuk perbaikan infrastruktur, khususnya penanganan banjir.

Mas Dhito menyebut, persoalan banjir di Kabupaten Kediri umumnya disebabkan dua hal utama: sistem drainase yang belum optimal serta kapasitas sungai yang tak lagi mampu menampung debit air. Normalisasi sungai dinilai menjadi solusi yang harus dilakukan secara menyeluruh.

“Normalisasi ini tidak bisa setengah-setengah. Harus dilakukan secara komprehensif,” imbuhnya.

Pandangan tersebut mendapat dukungan dari Cak Hadi. Ia menegaskan, berbagai persoalan daerah, tidak hanya infrastruktur, membutuhkan perhatian dan sinergi bersama.

Golkar, sebagai partai pendukung, berkomitmen terus menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Kabupaten Kediri serta mendukung program-program pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Dari silaturahmi ini, Insyaallah, setiap persoalan bisa kita carikan solusi bersama,” pungkasnya.(atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini