Beranda Kediri Raya Jelang Ramadan, Harga Daging dan Cabai di Kediri Mulai Merangkak Naik

Jelang Ramadan, Harga Daging dan Cabai di Kediri Mulai Merangkak Naik

2987
Aktivitas pedagang di Pasar Setono Betek Kediri (Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Mendekati bulan suci Ramadan 1447 H yang diperkirakan jatuh pertengahan Februari 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Kediri mulai menunjukkan tren kenaikan. Lonjakan paling terasa terjadi pada komoditas daging dan cabai.

Pantauan ANDIKA Media di Pasar Setono Betek, Senin (9/2), harga daging sapi melonjak dari Rp100 ribu menjadi Rp120 ribu per kilogram. Daging ayam ras turut terkerek, kini dijual Rp34 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok cabai. Cabai rawit menyentuh harga tertinggi, yakni Rp80 ribu per kilogram. Sementara cabai keriting dan cabai besar masing-masing berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

“Sudah mulai naik beberapa hari terakhir. Ini pola tahunan menjelang Ramadan,” ujar Tina, pedagang di Pasar Setono Betek. Menurutnya, harga biasanya relatif stabil di pertengahan puasa, sebelum kembali naik sekitar sepekan menjelang Lebaran.

Untuk komoditas protein lainnya, telur ayam ras dibanderol Rp30 ribu per kilogram, sedangkan telur ayam kampung dijual Rp2.500 per butir. Joko, pedagang telur setempat, menilai harga telur masih relatif stabil.

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga telur paling tinggi sekitar Rp35 ribu per kilo dan terendah Rp25 ribu. Sampai sekarang belum ada lonjakan permintaan,” jelasnya.

Jelang Ramadan harga kebutuhan pokok di Kota Kediri mulai merangkak naik
Jelang Ramadan harga kebutuhan pokok di Kota Kediri mulai merangkak naik (Redaksi)

Sementara itu, bawang merah dijual Rp45 ribu per kilogram, bawang putih Rp35 ribu per kilogram untuk kualitas biasa dan Rp40 ribu per kilogram jenis cutting. Harga tomat terpantau stabil di angka Rp10 ribu per kilogram.

Di sisi lain, stok bahan pokok utama masih aman. Beras IR 64 dijual Rp14 ribu per kilogram, beras Bramo Rp15 ribu per kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, dan minyak goreng Rp20 ribu per liter.

Pedagang memprediksi tren kenaikan harga masih berlanjut hingga awal Ramadan seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Konsumen pun diimbau lebih cermat mengatur belanja rumah tangga di tengah dinamika harga jelang bulan puasa.(sof/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini