KEDIRI, KUBUS.ID – Harga cabai di Kota Kediri mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Kenaikan ini menjadi fenomena yang kerap terjadi setiap tahun, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok.
Cabai dikenal sebagai komoditas dengan pergerakan harga yang cepat dan fluktuatif. Dalam waktu singkat, harga dapat melonjak maupun turun, tergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di lapangan.
Peningkatan harga cabai menjelang Ramadhan dipengaruhi oleh naiknya permintaan, sementara produksi dari petani mengalami penurunan. Faktor cuaca yang tidak menentu turut berdampak pada hasil panen serta memicu potensi serangan hama tanaman.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) Kota Kediri, M. Ridwan, untuk menjaga ketersediaan pasokan, Disperindagin berkoordinasi lintas sector. Termasuk dengan dinas pertanian, guna menanggulangi hama dan menjaga produktivitas pertanian cabai.
Meski harga mengalami kenaikan, ketersediaan cabai hingga saat ini masih dinilai aman. Pemerintah daerah juga melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok secara rutin untuk mengantisipasi gejolak yang berlebihan.
Sebagai langkah pengendalian harga selama Ramadhan, pemerintah daerah berencana menggelar operasi pasar. Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Bulog, pabrik gula, petani, hingga peternak, guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Operasi pasar diharapkan mampu menekan lonjakan harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama bulan Ramadhan. (ikj)































