Beranda Jawa Timur Kasus ‘Super Flu’ di Kota Kediri Melandai Setelah Puncak di November 2025

Kasus ‘Super Flu’ di Kota Kediri Melandai Setelah Puncak di November 2025

62

Kediri (KUBUS.ID) – ​Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri melaporkan adanya tren penurunan kasus influenza yang telah bermutasi atau yang dikenal dengan sebutan Super Flu. Setelah sempat mencapai titik tertinggi pada penghujung tahun lalu, grafik penderita kini mulai menunjukkan angka penurunan yang signifikan.

​Berdasarkan data resmi dari Dinas kesehatan Kota Kediri, puncak persebaran kasus ini terjadi pada November 2025 dengan jumlah mencapai 917 kasus. Namun, memasuki akhir Desember 2025, angka tersebut mulai melandai seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.

​Kepala Bidang Program Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Supriyanto, mengatakan, meskipun grafik menurun, kewaspadaan masyarakat tidak boleh kendor. Menurutnya, penggunaan masker tetap menjadi tameng utama dalam memutus rantai penularan.

​”Pencegahan utamanya adalah dengan menggunakan masker agar tidak tertular dari penderita lain. Ini langkah paling sederhana namun sangat efektif,” Kata Hendik, Kamis (8/1/2026).

​Selain penggunaan masker, Hendik juga menekankan pentingnya faktor internal dari daya tahan tubuh masing-masing warga. Mengingat sifat virus influenza mudah menular, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama. Menggunakan masker di tempat umum atau saat merasa tidak fit. ​Konsumsi nutrisi seimbang untuk menjaga imunitas, dan ​istirahat cukup agar tubuh mampu menangkal mutasi virus. Dinas Kesehatan Kota Kediri berharap, dengan terkendalinya kasus ini, Kota Kediri dapat mengawali tahun 2026 dengan kondisi kesehatan masyarakat yang lebih stabil dan bebas dari ancaman wabah musiman.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini