Beranda Kediri Raya Kediri Dorong Inklusivitas: Sosialisasi ULD Jadikan Kelurahan Ngronggo Pilot Project Ramah Disabilitas

Kediri Dorong Inklusivitas: Sosialisasi ULD Jadikan Kelurahan Ngronggo Pilot Project Ramah Disabilitas

31
Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) di Kantor Kelurahan Ngronggo Kota Kediri. (redaksi)

Kediri (KUBUS.ID) – Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri semakin serius dalam upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Hal ini diwujudkan melalui Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) dengan tema “Mewujudkan Lingkungan Inklusif di Kelurahan Ngronggo” Kota Kediri. ​Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif dan mempersiapkan infrastruktur yang mendukung partisipasi penuh penyandang disabilitas di lingkungan Ngronggo.

​Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi mengatakan, perlunya perubahan paradigma masyarakat mengenai disabilitas.

​“Disabilitas sering dipandang sekadar sebagai kekurangan. Padahal, disabilitas adalah kondisi keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang dialami seseorang dalam jangka waktu lama, yang justru harus kita pandang sebagai bagian dari keragaman manusia,” kata eko.

​Eko menekankan bahwa yang dibutuhkan adalah pemahaman dan penciptaan lingkungan yang inklusif agar hambatan dalam berinteraksi dan berpartisipasi penuh dalam kehidupan sosial dapat dihilangkan.

​Eko juga memaparkan empat ragam utama disabilitas sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, meliputi, Disabilitas Fisik (Daksa), Disabilitas Intelektual, Disabilitas Sensorik (Netra/Rungu), dan Disabilitas Mental.

Eko menjelaskan bahwa layanan disabilitas harus mencakup berbagai aspek kehidupan guna mendorong kemandirian dan partisipasi setara, diantaranya, Infrastruktur Ramah Disabilitas, Transportasi Umum Inklusif, dan ​Tempat Duduk Prioritas.

​Pemilihan Kelurahan Ngronggo sebagai lokasi sasaran didasari oleh potensi fasilitas umum yang dimilikinya, yaitu Area Sport Center di Lapangan Ngronggo.

​“Kelurahan Ngronggo mempunyai prasarana fasilitas umum yang potensial, terutama Sport Center. Area ini memungkinkan untuk dikembangkan dan digunakan oleh penyandang disabilitas dengan menambah infrastruktur ramah disabilitas,” jelasnya.

​Ditambahkannya, pesatnya perkembangan bisnis di sekitar area Sport Center menjanjikan kawasan tersebut sebagai pusat bisnis baru, yang jika diakses secara inklusif, akan mendukung percepatan perkembangan perekonomian bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. (atc/nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini