Beranda Kediri Raya Kurang dari Dua Bulan, 6 Minimarket di Tulungagung Dibobol Maling, Kerugian Capai...

Kurang dari Dua Bulan, 6 Minimarket di Tulungagung Dibobol Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta

192
Kurang Dari Dua Bulan, 6 Minimarket di Tulungagung Dibobol Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta (Foto: Polres Tulungagung)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Enam unit minimarket berjejaring di Tulungagung dibobol maling dalam kurun waktu kurang dari dua bulan. Menindaklanjuti hal ini, Polres Tulungagung melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap sosok pelaku yang masih tanda tanya.

Tempat kejadian perkara (TKP) pertama ada di minimarket di Desa Gedangan denga n total kerugian sekitar Rp 21 juta, minimarket di Desa Jeli kerugian sekitar Rp 3 juta, Desa Ringinpitu di dua unit berbeda dengan kerugian masing-masing mencapai sekitar Rp 14 juta dan Rp 92 juta.

Lalu, di Desa Gedangsewu kerugian sekitar Rp 33 juta, dan di Desa Kacangan dengan kerugian mencapai sekitar Rp 14 juta. Sehingga, total kerugian kerugian secara akumulatif mencapai kurang lebih Rp 177 juta.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba menerangkan, polisi mendapat laporan dari masyarakat terkait kasus pencurian dengan dua modus berbeda di enam lokasi yang disebutkan.

Modus pertama, pelaku masuk dengan cara membobol atap minimarket. Modus kedua, pelaku masuk dengan cara melubangi dinding toko.

“Ada dua modus yang pertama mulai dari pembobolan tembok yang kedua masuk dari asbes atau atas gedung,” bebernya.

Dalam proses penyelidikan, polisi menggunakan metode scientific crime investigation. Berbagai barang bukti dan keterangan dikumpulkan untuk mendukung proses penyelidikan oleh polisi.

“Untuk sementara Masih proses lidik. Di mana kami mengedepankan scientific crime investigation. Kami mengumpulkan hal-hal bukti dan barang-barang bukti yang mendukung dalam proses penyelidikan ini,” ucapnya.

Polisi berpangkat dua balok ini menambahkan, proses pengungkapkan sosok pelaku di salah aatu minimarket tampaknya akan butuh waktu dan upaya lebih. Alasannya, diketahui pelaku merusak CCTV di lokasi untuk menghilangkan bukti.

Adapun waktu kejadian di enam lokaso yang disebutkan diperkirakan terjadi antara pukul 2.00 hingga 4.00 dini hari. Andi menambahkan, minimarket yang dibobol maling ini memang berada di lokasi yang relatif sepi.

“Dan lokasinya juga memang minim dari lalu lintas atau masyarakat yang lalu lalang di daerah tersebut,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada pemilik minimarket dan masyarakat umum untuk lebih waspada dan mengaktifkan kembali alat atau perangkat yang bisa membantu untuk investigasi oleh pihak berwenang.(dit/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini