Beranda Kediri Raya Lagi, Puluhan Siswa Alami Keracunan Massal Pasca Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis...

Lagi, Puluhan Siswa Alami Keracunan Massal Pasca Menyantap Menu Makan Bergizi Gratis di Tulungagung

278
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung yang juga Sekretaris Satgas Percepatan SPPG, Sony Welly Ahmadi saat membahas temuan di SMKN 3 Boyolangu. (Foto. Redaksi)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Kegiatan pembelajaran di SMKN 3 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, dihentikan sementara pada Selasa (20/1/2026) menyusul terjadinya keracunan massal yang dialami ratusan siswa.

Keracunan tersebut diduga berasal dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi para siswa sehari sebelumnya, Senin (19/1/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung yang juga Sekretaris Satgas Percepatan SPPG, Sony Welly Ahmadi, mengatakan gejala keracunan mulai dirasakan sekitar 12 jam setelah makanan dikonsumsi.

“Mulai dikonsumsi sekitar pukul 9 pagi, gejala mulai dirasakan malam hari, 12 jam setelahnya,” kata Sony saat mengudara di Radio ANDIKA Kediri.

Berdasarkan data sementara dari pihak sekolah, sebanyak 70 siswa tidak masuk sekolah karena mengalami diare. Selain itu, 123 siswa lainnya harus mendapatkan perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) akibat keluhan mulas dan diare.

Menurut Sony, sebagian siswa lain juga mengalami gejala serupa, namun dalam kategori ringan.

“Yang lain banyak yang bergejala, tapi tidak parah. Karena daya tahan tubuh setiap orang kan tidak sama,” tambahnya.

Untuk memastikan penyebab keracunan, Dinas Kesehatan bersama Polres Tulungagung telah mengambil sampel makanan MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya. Sampel juga diambil dari siswa yang mengalami gejala keracunan untuk diperiksa di laboratorium.

“Hasil laboratorium nanti akan memastikan sumber cemaran yang menyebabkan keracunan massal ini,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan telah menyiapkan fasilitas layanan kesehatan di sekitar sekolah.

“Puskesmas sekitar sudah disiagakan. Jika sakit memburuk, mereka bisa mengakses layanan kesehatan di puskesmas terdekat,” pungkas Sony. (far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini