Kediri, (Kubus.ID) – Momen pergantian tahun 2025/2026 membawa berkah tersendiri bagi pariwisata Kabupaten Kediri. Ikon kebanggaan daerah, Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), kembali menjadi magnet utama wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dalam dua hari, jumlah pengunjungnya tembus belasan ribu orang.
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan sejak 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Kawasan yang kerap dijuluki “Paris-nya Jawa Timur” itu dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Adi Prayitno, menyebut antusiasme masyarakat pada libur Nataru kali ini tergolong luar biasa. Berdasarkan rekapitulasi data okupansi, total pengunjung SLG mencapai 17.243 orang.
“Berdasarkan data yang masuk, jumlah okupansi pengunjung Simpang Lima Gumul mencapai 17.243 orang,” kata Mustika, Rabu (7/1/2026).
Membeludaknya wisatawan tersebut menjadi penanda bahwa Simpang Lima Gumul masih memegang peran sentral sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Kediri. Keunikan arsitektur monumen yang menyerupai Arc de Triomphe di Paris, Prancis, terus menjadi daya tarik yang sulit ditandingi.
Menurut Mustika, pengunjung tidak hanya datang dari warga lokal. Banyak wisatawan luar daerah sengaja menyempatkan diri singgah untuk berfoto dan menikmati suasana malam pergantian tahun di kawasan SLG.
“Banyaknya masyarakat yang berkunjung menandakan bahwa ikon Kabupaten Kediri ini mempunyai daya tarik tersendiri, baik untuk masyarakat Kediri sendiri maupun wisatawan dari luar daerah,” tambahnya.
Lonjakan kunjungan ini diharapkan berdampak langsung pada perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif di sekitar kawasan SLG. Pemerintah Kabupaten Kediri pun berkomitmen terus menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung agar SLG tetap menjadi destinasi favorit di Jawa Timur. (atc/adr)































