Yogyakarta (KUBUS.ID) – Kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta terpantau penuh sesak dipadati ribuan masyarakat pada malam pergantian tahun. Sejak sore hari, arus kedatangan wisatawan dari berbagai daerah terus mengalir memadati salah satu destinasi ikonik di Indonesia ini untuk menyambut momen pergantian tahun.
Guna menjamin kenyamanan para pejalan kaki, petugas kepolisian telah melakukan sterilisasi total. Jalan Malioboro bersih dari kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, sehingga masyarakat dapat bebas berjalan kaki di sepanjang jalur utama tersebut. Suasana semakin meriah dengan adanya beberapa panggung live music yang digelar di titik-titik strategis sepanjang jalan. Alunan musik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati detik-detik akhir tahun di bawah suasana khas Yogyakarta.
Titik Nol Menjadi Magnet Utama
Meski seluruh area Malioboro padat, konsentrasi massa terbesar terlihat berada di kawasan Titik Nol Kilometer. Area ini menjadi tujuan utama masyarakat karena dianggap sebagai pusat perayaan tahun baru di Jogja.
”Kami datang dari luar kota sengaja ingin merasakan atmosfer tahun baru di Titik Nol. Meskipun penuh sesak, suasananya sangat berkesan,” ujar salah satu pengunjung.
Lonjakan Okupansi Hotel
Antusiasme luar biasa tahun ini sudah diprediksi jauh-jauh hari. Menurut keterangan sejumlah pengelola hotel di kawasan Malioboro, pemesanan kamar untuk malam pergantian tahun ini telah membludak sejak bulan November. Hal ini menunjukkan bahwa Yogyakarta tetap menjadi destinasi favorit utama bagi wisatawan domestik untuk menghabiskan masa libur akhir tahun. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP terus bersiaga di lapangan guna memastikan situasi tetap kondusif di tengah lautan manusia yang memadati pusat kota.(atc)
































