Beranda Nasional Media Irak: Sumardji Dihukum FIFA 20 Laga dan Denda Rp324 Juta

Media Irak: Sumardji Dihukum FIFA 20 Laga dan Denda Rp324 Juta

548

INTERNASIONAL, KUBUS.ID – Media Irak melaporkan bahwa Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, dijatuhi hukuman berat oleh FIFA karena mendorong wasit Ma Ning saat insiden panas yang terjadi usai pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak pada fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, 11 Oktober 2025.

Media Irak Football Gallery merilis, FIFA telah memutuskan untuk menskors manajer tim nasional Indonesia, Sumardji, selama 20 pertandingan dan menjatuhkan denda sebesar 15.000 franc Swiss [sekitar Rp324 juta] karena “perilaku kekerasan” yang dilakukannya terhadap wasit pertandingan Indonesia vs Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sejumlah media mencoba untuk mengkonfirmasi kebenaran kabar ini kepada Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Ketua BTN Sumardji. Namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan balasan. Namun, ada informasi dari seorang sumber dalam lingkaran federasi bahwa sebenarnya PSSI sudah melakukan banding terkait sanksi Sumardji tersebut, tapi ditolak. 

Kericuhan yang mengakibatkan hukuman untuk Sumardji itu terjadi di penghujung laga yang digelar di King Abdullah Sport City, Jeddah pada 11 Oktober malam waktu setempat atau 12 Oktober dini hari WIB. Surat FIFA terkait sanksi Sumardji yang dirilis pada 18 November 2025. PSSI mencoba mengajukan banding atas sanksi tersebut namun kini ditolak.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1 akibat gol telat Zidane Iqbal pada menit ke-76. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri kiprah skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya juga tumbang 2-3 dari Arab Saudi.Namun, situasi memanas ketika wasit asal China, Ma Ning, mengeluarkan sejumlah keputusan yang dinilai kontroversial dan merugikan Indonesia.

Salah satu momen kontroversi keputusan wasit Ma Ning yang paling disorot adalah ketika Kevin Diks dilanggar oleh Merchas Doski di kotak penalti, namun wasit enggan menunjuk titik putih. Selain itu, pelanggaran terhadap Ole Romeny sebagai pemain terakhir Irak juga tak berujung hukuman. Minimnya penggunaan VAR semakin memicu kemarahan para pemain dan ofisial Timnas Indonesia.

Irak sebenarnya bermain dengan 10 orang setelah Zaid Tahseen menerima kartu kuning kedua di masa injury time. Namun, setelah peluit akhir dibunyikan, kartu merah kembali berhamburan. Dua pemain Timnas Indonesia yaitu Shayne Pattynama dan Thom Haye, serta Manajer Timnas Indonesia Sumardji diganjar kartu merah oleh wasit akibat protes keras.

Sumardji dapat hukuman karena mendorong wasit Ma Ning. Hal itu dilakukan Sumardji dalam upaya mencegah wasit Ma Ning tidak tergesa-gesa memberikan kartu merah untuk Shayne Pattynama. Meski demikian, Shayne Pattynama akhirnya tetap diusir, tindakan Sumardji juga berujung kartu merah dan kini berlanjut pada sanksi FIFA.

Selain itu, Thom Haye dan Shayne Pattynama juga menerima hukuman larangan bermain empat pertandingan internasional. Akibatnya, keduanya dipastikan absen pada agenda Timnas Indonesia Maret dan Juni 2026. (cnn-ikj)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini