Beranda Jawa Timur Pemkot Mojokerto Hapus WFH, ASN Diminta Gowes Sepeda Setiap Jumat

Pemkot Mojokerto Hapus WFH, ASN Diminta Gowes Sepeda Setiap Jumat

1

KUBUS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto tidak menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Sebagai gantinya, seluruh ASN diwajibkan bersepeda setiap hari Jumat sebagai langkah efisiensi anggaran dan penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran, termasuk penghematan energi di tengah dinamika global, seperti dampak konflik Iran dan Israel terhadap sektor energi.

Pemkot Mojokerto pun menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung inovasi tersebut, termasuk mendorong perubahan pola aktivitas ASN agar lebih ramah lingkungan dan hemat energi.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan, kebijakan ini bertujuan untuk tetap mencapai target penghematan BBM tanpa harus mengurangi produktivitas kerja ASN melalui WFH.

“Kalau saya niatnya, outcome WFH ASN ini kan untuk penghematan BBM sampai dengan 20%, nahsaya justru punya inovasi setiap hari Jumat seluruh ASN Pemkot Mojokerto tidak usah pakai kendaraan bermotor, tetapi gowes semuanya,” kata Ika Puspitasari saat sidak hari pertama kerja, Rabu (25/3/2026).

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menegaskan, semangat efisiensi tidak hanya dilakukan melalui pengurangan kehadiran di kantor, tetapi juga bisa diwujudkan dengan menekan penggunaan kendaraan bermotor secara langsung.

Program gowes ASN ini juga diintegrasikan dengan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat. Langkah ini sekaligus mendukung program Indonesia Asri yang mendorong keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

“Saat saya menjabat pada periode pertama dahulu, setiap hari Jumat kita turun ke masyarakat dengan gowes, dan ini akan kita aktifkan kembali, sekaligus diintegrasikan dengan kerja bakti bersama masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, ASN diperbolehkan mengenakan pakaian yang lebih fleksibel untuk mendukung aktivitas fisik di lapangan.

Pemkot Mojokerto berharap, gerakan gowes setiap Jumat ini tidak hanya berdampak pada penghematan BBM dan efisiensi anggaran, tetapi juga mampu mengurangi emisi karbon, meningkatkan kesehatan ASN, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan kota. (beritasatu-stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini