Beranda Kediri Raya Perkuat Branding Kota Kediri MAPAN, Mbak Wali Dorong Admin Medsos Jadi Ujung...

Perkuat Branding Kota Kediri MAPAN, Mbak Wali Dorong Admin Medsos Jadi Ujung Tombak

322
Perkuat Branding Kota Kediri MAPAN, Mbak Wali Dorong Admin Medsos Jadi Ujung Tombak (Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemkot Kediri serius menggarap branding kota di ruang digital. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Media Sosial untuk Optimalisasi Branding Kota Kediri MAPAN, Senin (9/2), di Lantai II Pasar Setono Betek.

Agenda yang diinisiasi Bagian Protokol, Komunikasi, dan Pimpinan (Prokopim) itu diikuti 100 peserta. Mereka merupakan admin media sosial organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan kelurahan, hingga kader Karang Taruna se-Kota Kediri. Tujuannya untuk menyatukan visi promosi potensi lokal di era digital.

Mbak Wali, sapaan akrab Vinanda menegaskan, pengelola media sosial adalah wajah Kota Kediri di dunia maya. Dari tangan merekalah citra kota dibangun, dikenalkan, sekaligus diperkuat.

“Kota Kediri ini kota tertua nomor tiga di Indonesia. Sejarahnya luar biasa. Itu harus kita kemas dengan narasi yang kuat agar dikenal luas,” tegasnya.

Menurut Mbak Wali, branding yang tepat tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki, bahkan dari masyarakat luar daerah. Pelestarian budaya pun bisa menjadi gerakan bersama.

Ia menilai media sosial sebagai instrumen paling efektif untuk branding kota secara masif. Potensi UMKM dan destinasi wisata Kediri sudah kuat, tinggal dipoles lewat kreativitas digital.

“Foto, video, dan narasi yang bagus akan membuat orang penasaran. Dari situ, orang datang, membeli, dan berkunjung,” ujarnya.

Melalui bimtek ini, Pemkot Kediri menargetkan standar baru penyajian informasi publik. Konten OPD hingga Karang Taruna diharapkan tak sekadar informatif, tetapi juga estetis dan menjual.

“Kalau sejarah, budaya, dan UMKM kita dibranding dengan benar, Kota Kediri akan makin dikenal. Inilah langkah konkret menuju Kota Kediri yang MAPAN dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Dipilihnya Pasar Setono Betek sebagai lokasi kegiatan sekaligus menegaskan keberpihakan pemkot pada ekonomi kerakyatan—bahwa ruang publik bisa menjadi pusat penguatan kapasitas SDM.(atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini