Beranda Kediri Raya PMK Muncul Kembali, Pemkab Kediri Lakukan Pengobatan Maraton dan Perketat Lalu Lintas...

PMK Muncul Kembali, Pemkab Kediri Lakukan Pengobatan Maraton dan Perketat Lalu Lintas Ternak

100

KEDIRI (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) mengimbau peternak meningkatkan kewaspadaan menyusul kembali ditemukannya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di awal 2026. Hingga Senin (12/1/2026), tercatat 49 kasus PMK yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri.

Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan kasus PMK terdeteksi sejak 27 Desember 2025 dan terus dipantau perkembangannya. Kecamatan Tarokan menjadi wilayah terdampak tertinggi dengan 33 kasus, terdiri atas 32 ekor sapi sakit dan 1 ekor mati. Sementara itu, masing-masing 8 ekor sapi sakit terdeteksi di Kecamatan Purwoasri dan Ngancar.

​”Kami langsung melakukan langkah cepat berupa pengobatan maraton untuk memacu proses kesembuhan. Tim di lapangan terus memantau 48 ekor sapi yang saat ini masih dalam masa pengobatan dan pengawasan ketat,” Kata Tutik Rabu (14/1/2026).

Sebagai langkah pencegahan dini, DKPP meminta peternak lebih jeli memantau kondisi ternaknya.

​”Jika mendapati gejala tersebut, segera pisahkan ternak atau lakukan karantina mandiri. Jangan ditunda, langsung hubungi petugas Kesehatan Hewan (Keswan) terdekat agar segera mendapatkan pengobatan,” tegas Tutik.

Selain pengobatan, Pemerintah Kabupaten Kediri memperketat pengawasan lalu lintas ternak yang masuk ke wilayah Kediri. Faktor cuaca musim hujan juga menjadi perhatian karena berpotensi menurunkan daya tahan tubuh hewan.

​”Kami dari DKPP akan terus memantau kesehatan hewan secara terpadu. Kami harap peternak kooperatif demi menjaga keberlangsungan ekonomi peternakan di Kabupaten Kediri,” pungkasnya.(atc/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini