Beranda Nasional Prabowo: Banyak Orang Ingin Jadi ASN tapi Tidak Kerja Maksimal setelah Lolos

Prabowo: Banyak Orang Ingin Jadi ASN tapi Tidak Kerja Maksimal setelah Lolos

2990

KUBUS.ID – Presiden Prabowo Subianto menyindir banyak orang yang ingin bekerja sebagai aparatur sipil negara atau ASN tetapi tidak bekerja maksimal setelah lolos. Prabowo mengatakan selama ini budaya ASN justru menyusahkan rakyat alih-alih memudahkan. Ia pun meminta para menteri koordinator dan menteri untuk memperbaiki sistem ini. Selama ini, kata Prabowo, para birokrat sering kali hidup enak dan tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat. 

“Ada kecenderungan, semua ingin jadi ASN, semua ingin jadi pegawai negeri. Kita tahu setelah di dalam, sudah jadi tidak bekerja maksimal,” kata Prabowo saat peresmian mekanisme baru penyaluran tujangan guru ASN daerah di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Maret 2025.

“Birokrat-birokrat yang tidak mau mengikuti jaman harus kami evaluasi. Jangan mengira jadi ASN hidup enak dan seenaknya tidak bekerja dengan efisien melayani rakyat,” ujar dia. 

Prabowo mengatakan masih banyak pihak yang selalu menyusahkan rakyat. Salah satunya yaitu dalam pembayaran tunjangan guru ASN daerah yang harus berlama-lama mengendap di rekening Pemda setempat. Prabowo pun berpesan kepada seluruh ASN untuk mengabdi dengan tulus dan tidak setengah-setengah.

“Lama-lama untuk apa? Ditahan itu untuk apa? Ya kan? kita harus hilangkan budaya-budaya yang tidak benar itu. Kalau bisa dibikin lama kenapa harus dibikin pendek. Kalau bisa susah kenapa dibikin gampang. Budaya ini harus kita kikis,” kata dia.

“Kalau kita mau mengabdi, ya mengabdi lah jangan setengah-setengah. Kita mengabdi lah dengan sepenuh hati. Mekanisme yang seperti ini, pelayanan harus cepat, harus efisien, uang rakyat harus benar-benar digunakan dengan baik,” imbuh Prabowo.(slv)

Sumber: TEMPO

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini