Beranda Jawa Timur Pria di Campurdarat Ditemukan Hilang Nyawa di Dalam Rumah, Polisi Pastikan Tidak...

Pria di Campurdarat Ditemukan Hilang Nyawa di Dalam Rumah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

0
Warga Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial M. (Foto. Redaksi)

TULUNGAGUNG, KUBUS.ID – Warga Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial M yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa (17/02).

Korban yang diketahui merupakan warga Campurdarat itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang selama ini rutin memeriksa kondisi kesehatannya. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi duduk di bangku bambu di dalam rumahnya.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan dari perangkat desa yang sebelumnya mendapat informasi dari warga.

“Korban ditemukan oleh tetangganya dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi duduk di dalam rumah. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Campurdarat,” ujar Iptu Nanang Murdianto.

Menurut keterangan warga sekitar, korban diketahui telah lama menderita penyakit diabetes dan TBC. Selama ini, sejumlah warga dan keluarga terdekat kerap datang untuk menjenguk serta memberikan bantuan kepada korban.

Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Campurdarat bersama Tim Inafis dan tim medis langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka yang terlihat seperti sayatan di tangan dipastikan bukan akibat benda tajam, melainkan bekas garukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak berkenan dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis dan Inafis, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama dideritanya. Keluarga juga sudah menerima dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” pungkas Iptu Nanang.

Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar, namun situasi tetap kondusif setelah pihak kepolisian memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan awal. (eko)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini