KUBUS.ID – Di era serba digital, gadget sudah seperti “organ tubuh tambahan”. Bangun tidur cek ponsel, makan sambil scroll, kumpul keluarga pun kadang masing-masing sibuk dengan layar. Tak heran, muncul pertanyaan: quality time tanpa gadget, masih mungkin dilakukan di zaman sekarang?
Jawabannya: mungkin, tapi perlu niat dan kesadaran.
Gadget Mendekatkan yang Jauh, Menjauhkan yang Dekat
Teknologi memang membawa banyak manfaat. Komunikasi jadi cepat, informasi mudah diakses, hiburan ada di genggaman. Namun tanpa disadari, gadget sering “mencuri” momen kebersamaan.
Duduk satu meja, tapi pikiran ke mana-mana. Secara fisik dekat, secara emosional jauh.
Quality time sejatinya bukan soal durasi, melainkan kualitas interaksi—hadir sepenuhnya, saling mendengar, dan saling terhubung.
Kenapa Quality Time Tanpa Gadget Penting?
- Membangun kedekatan emosional
Tatapan mata, obrolan ringan, dan tawa bersama menciptakan ikatan yang tidak bisa digantikan notifikasi. - Mengurangi stres dan kelelahan mental
Jeda dari layar membantu otak beristirahat dan membuat pikiran lebih tenang. - Menjadi contoh baik bagi anak
Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Orang tua yang bisa lepas dari gadget memberi teladan penggunaan teknologi yang sehat. - Meningkatkan kualitas komunikasi
Tanpa distraksi, percakapan jadi lebih dalam dan bermakna.
Tantangan di Zaman Sekarang
Tak bisa dipungkiri, ada banyak hambatan:
- Pekerjaan yang menuntut selalu online
- Kebiasaan scrolling tanpa sadar
- Rasa “takut ketinggalan” informasi (FOMO)
Namun tantangan bukan berarti mustahil diatasi.
Cara Sederhana Menciptakan Quality Time Tanpa Gadget
- Buat kesepakatan waktu bebas gadget, misalnya saat makan malam atau satu jam sebelum tidur
- Ganti aktivitas digital dengan aktivitas nyata, seperti memasak bersama, jalan santai, atau bermain board game
- Letakkan gadget di tempat yang tidak mudah dijangkau saat berkumpul
- Mulai dari durasi kecil, 30 menit tanpa gadget jauh lebih baik daripada tidak sama sekali
Bukan Anti Teknologi, Tapi Lebih Seimbang
Quality time tanpa gadget bukan berarti memusuhi teknologi. Gadget tetap berguna dan dibutuhkan. Yang penting adalah mengendalikan penggunaannya, bukan sebaliknya.
Di tengah dunia yang makin bising oleh notifikasi, justru momen tanpa gadget menjadi kemewahan. Maka, quality time tanpa gadget bukan hanya mungkin, tapi semakin berharga di zaman sekarang.
Karena pada akhirnya, kenangan terbaik bukan tersimpan di galeri ponsel, melainkan di hati.






























