Beranda Kediri Raya Sambut Ramadhan, DMI dan ANDIKA Media Gelar Gerakan Resik-Resik Masjid se-Kota Kediri

Sambut Ramadhan, DMI dan ANDIKA Media Gelar Gerakan Resik-Resik Masjid se-Kota Kediri

11
DMI dan ANDIKA Media Gelar Gerakan Resik-Resik Masjid se-Kota Kediri. (Foto. Redaksi)

​KEDIRI, (KUBUS.ID) – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri berkolaborasi dengan ANDIKA Media menginisiasi aksi sosial “Gerakan Resik-Resik Masjid Serentak se-Kota Kediri”. Dengan mengusung tagline “Masjidku Resik, Ramadhanku Asyik”, gerakan ini bertujuan menciptakan kenyamanan ibadah bagi seluruh umat Muslim di Kota Kediri.

​Sebagai langkah awal, DMI Kota Kediri dan ANDIKA Media menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan yang bertempat di Pondok Salafiyah, Bandar, Kota Kediri, Sabtu (31/1/2026).​

​Dalam rakor tersebut, ditetapkan empat masjid yang akan menjadi lokasi seremoni utama aksi bersih-bersih ini, mewakili setiap kecamatan di Kota Kediri yaitu:

– ​Kecamatan Kota: Masjid Baiturrahmah (Kelurahan Semampir) dan Masjid Al-Ikhlas (Jalan Pemuda).

– Kecamatan Mojoroto: Masjid Nurul Huda (Kelurahan Pojok) dan

– ​Kecamatan Pesantren: Masjid Nurul Hidayah (Kelurahan Banaran). ​

Kegiatan ini rencananya digelar serentak pada Ahad, 15 Februari 2026.

Meski dipusatkan di empat titik tersebut, DMI mengimbau agar seluruh takmir masjid di wilayah Kota Kediri turut serta menggerakkan jamaahnya untuk melakukan aksi bersih-bersih secara mandiri di wilayah masing-masing.​

​Ketua DMI Kota Kediri, KH Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab), mengatakan, bahwa program ini merupakan wujud nyata dari ajaran Islam yang sangat menekankan kebersihan dan kesehatan.

​”Target utama kami adalah mengedukasi bahwa Islam itu bersih dan sehat. Kami ingin memastikan kondisi fisik masjid benar-benar siap menyambut jamaah tarawih dan ibadah lainnya selama Ramadan,” ujar Gus Ab.

​Gus Ab menambahkan, ada beberapa bagian masjid yang mendapatkan perhatian khusus dalam gerakan ini, diantaranya kebersihan kamar mandi dan tempat wudhu, pencucian mukena dan sarung inventaris masjid, pembersihan karpet dari debu dan bau tidak sedap serta mempercantik masjid untuk kenyamanan ibadah.​

​Inovasi menarik dalam gerakan tahun ini adalah pelibatan sektor swasta. DMI Kota Kediri merangkul para pengusaha laundry di Kota Kediri untuk ikut berkontribusi dalam membersihkan perlengkapan salat seperti mukena, sarung, dan karpet secara profesional.

​”Kami menggandeng pengusaha laundry agar kebersihan sarana ibadah ini lebih maksimal. Harapannya, saat Ramadan nanti, masyarakat bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman karena lingkungan masjidnya bersih dan harum,” pungkasnya. (atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini