Beranda Kediri Raya Viral Ibu di Kediri Kehilangan Bansos karena Masuk Desil 6, Mas Dhito...

Viral Ibu di Kediri Kehilangan Bansos karena Masuk Desil 6, Mas Dhito Langsung Pasang Badan

0
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, memberikan respons cepat terhadap keluhan seorang warga Sendang, Banyakan, Kediri. (Foto. Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, memberikan respons cepat terhadap keluhan seorang warga Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, yang viral di media sosial. Warga bernama Anita tersebut mengaku bantuan sosial (bansos) miliknya terhenti karena masalah klasifikasi ekonomi.

Keluhan Anita pertama kali mencuat melalui unggahan akun Facebook Ag243 dan IG Andika Media. Dalam narasi yang beredar, Anita mengeluhkan nasibnya sebagai orang tua tunggal (janda) dengan tiga orang anak, di mana dua diantaranya merupakan penyandang disabilitas. Namun, ironisnya, ia tercatat masuk dalam Desil 6, sebuah kategori yang dianggap sudah cukup sejahtera sehingga tidak lagi berhak menerima bansos.

Tak butuh waktu lama bagi Mas Dhito untuk menyadari keluhan tersebut. Melalui kolom komentar di unggahan viral tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini langsung merespons dan memberikan instruksi tegas.

Mas Dhito meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri untuk segera turun ke lapangan guna melakukan verifikasi ulang terhadap kondisi ekonomi keluarga Anita.

“Saya sudah minta Dinas Sosial untuk segera turun tangan mengecek kondisi lapangan secara objektif. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru luput dari bantuan hanya karena persoalan data,” tegas Mas Dhito.

Kasus Anita menjadi sorotan karena adanya ketimpangan antara data administrasi dan realita di lapangan. Berdasarkan sistem, Anita masuk ke dalam Desil 6, yang secara definisi merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah ke atas.

Padahal, secara faktual, kondisi Anita sebagai kepala keluarga yang menghidupi dua anak berkebutuhan khusus dinilai sangat layak masuk dalam kategori penerima manfaat. Perbedaan data inilah yang kini tengah disinkronisasi oleh pihak pemerintah daerah.

Menindaklanjuti perintah Bupati, tim dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri segera dijadwalkan untuk mengunjungi kediaman Anita di Desa Sendang. Langkah ini diambil untuk melakukan asesmen menyeluruh, mulai dari kondisi tempat tinggal hingga kebutuhan khusus bagi anak-anak Anita.

Tentu Dengan adanya intervensi langsung dari Mas Dhito, diharapkan data kemiskinan di Kabupaten Kediri dapat terus diperbarui (update) agar bantuan sosial tepat sasaran dan tidak ada lagi warga kurang mampu yang “terlempar” dari sistem bantuan karena kesalahan klasifikasi desil. (daf/far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini