Kediri, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mencatat adanya tren positif pengelolaan kebersihan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan data resmi DLH Kabupaten Kediri, total volume sampah selama masa Nataru kali ini tercatat sebesar 893,070 ton. Angka ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan total sampah pada periode Nataru tahun 2024 yang mencapai 924,320 ton.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Kediri, Arman Fuadi, S.Sos., MM, mengatakan, bahwa penurunan volume sampah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor perilaku masyarakat dan kebijakan keramaian di wilayah Kediri.
”Penurunan volume sampah sepanjang libur Nataru di Kabupaten Kediri ini dipicu karena kemungkinan banyak warga Kabupaten Kediri yang memilih berlibur keluar kota,” kata Arman Fuadi, Senin (5/1/2026).
Selain faktor mobilisasi warga keluar daerah, absennya agenda besar di titik pusat keramaian juga menjadi faktor kunci berkurangnya tumpukan sampah plastik dan rumah tangga.
”Selain itu, di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) juga tidak diselenggarakan pesta kembang api, sehingga potensi penumpukan sampah di titik keramaian tersebut dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.
Meski volume sampah menurun, DLH Kabupaten Kediri tetap menyiagakan personel kebersihan guna memastikan kondisi jalan protokol dan tempat wisata tetap bersih dan asri pasca liburan. Pemerintah Kabupaten Kediri berharap tren penurunan sampah ini juga dibarengi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri di masa mendatang.(atc/hil)































