Beranda Kediri Raya 117 Gerai KDKMP Mulai Dibangun, Kodim 0807 Tulungagung Akui Ada Kendala di...

117 Gerai KDKMP Mulai Dibangun, Kodim 0807 Tulungagung Akui Ada Kendala di Penyediaan Lahan

0
Progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tulungagung. (Foto. Instagram Kodam V Brawijaya)

TULUNGAGUNG, KUBUS.ID – Progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tulungagung terus digenjot. Hingga awal saat ini, tercatat sebanyak 117 unit koperasi sedang dalam masa konstruksi, sementara delapan unit lainnya sudah dinyatakan rampung dan mulai beroperasi di beberapa kecamatan.

Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan fisik bangunan di lapangan.

Menurut dia, idealnya setiap desa atau kelurahan di wilayah Tulungagung memiliki satu unit koperasi sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Namun, hingga saat ini realisasinya masih bertahap karena terkendala masalah teknis di tingkat desa.

“Alhamdulillah update terakhir kita sudah 117 yang sedang dibangun. Saya berharap bisa bertambah lagi karena kan dari petunjuknya kan memang harusnya setiap desa ataupun kelurahan kan ada,” ujarnya.

Di sisi lain, ada beberapa desa sebenarnya memiliki niat untuk mendirikan koperasi tersebut, namun terkendala ukuran lahan yang tidak memenuhi standar minimal yang telah ditetapkan oleh PT Agrinas.

Galih menambahkan, pemerintah daerah disebutnya sangat kooperatif dalam membantu mencarikan solusi atas kendala lahan tersebut. Salah satu opsi yang diambil adalah pemanfaatan aset atau lahan milik Pemkab yang berada di wilayah desa untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan koperasi.

“Alhamdulillah Bapak Bupati sangat mendukung kegiatan ini. Termasuk juga berusaha mencarikan lahan-lahan yang memang ibaratnya di desa tetapi milik dari pemerintah daerah, itu juga sedang diusahakan oleh beliaunya,” terangnya.

Mengenai waktu penyelesaian, ia menyebut setiap desa memiliki jadwal yang berbeda-beda tergantung pada kapan dimulainya proses pembersihan lahan (land clearing). Sebagai contoh, wilayah yang sudah memulai pengerjaan sejak November tahun lalu, saat ini rata-rata sudah masuk tahap penyelesaian akhir atau bahkan sudah beroperasi.

“Pembangunan itu kan ada yang mulai bulan November ada yang Desember jadi beda-beda. Ada yang tergantung kesiapan lahannya misalnya Pulosari itu mulainya November dia selesai kemarin Januari dia sudah selesai,” bebernya.

Meskipun beberapa unit sudah ada yang beroperasi secara mandiri, rencana peresmian secara besar-besaran atau launching serentak diprediksi baru akan dilakukan pada pertengahan tahun ini.

Hal ini menyesuaikan dengan agenda nasional serta momen krusial di tingkat pemerintahan pusat. Diperkirakan, launching akan digelar pada Agustus mendatang. (dit)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini