KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam melestarikan situs bersejarah terus diperkuat. Walikota Kediri, Vinanda Praneswati, turun langsung meninjau pembersihan tumpukan sampah di kaki Jembatan Lama Bandar, infrastruktur ikonik yang menjadi kebanggaan warga Kota Kediri.
Kehadiran Walikota di lokasi untuk memastikan proses evakuasi sampah, yang didominasi limbah bambu dan kayu, berjalan lancar tanpa merusak struktur utama jembatan.
Dalam peninjauannya, Walikota Vinanda menegaskan, Jembatan Lama Bandar bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi saksi sejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Pembersihan rutin menjadi kunci agar pilar-pilar jembatan tidak terbebani sampah kiriman.
“Peninggalan sejarah ini harus kita rawat bersama sebagai kenangan kolektif dan ikon Kota Kediri. Dengan pembersihan rutin, kita melindungi struktur jembatan agar tetap kokoh dan bisa dinikmati generasi mendatang,” ujar Walikota Vinanda di sela pengecekan.
Meski sebagian besar tumpukan sampah berasal dari wilayah hulu di luar Kota Kediri, Walikota tetap menekankan pesan penting bagi seluruh warga, khususnya yang tinggal di sepanjang Sungai Brantas. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai, menjaga kebersihan bantaran sungai sebagai bagian dari ekosistem kota serta saling mengingatkan pentingnya menjaga sungai demi keselamatan infrastruktur publik.
Pengecekan ini menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri hadir secara aktif dalam memantau pemeliharaan fasilitas publik. Walikota berharap, dengan terjaganya Jembatan Lama Bandar, nilai estetika dan sejarah Kota Kediri akan terus meningkat.
“Mari jadikan momentum ini untuk lebih peduli lingkungan. Jembatan yang bersih mencerminkan budaya kota yang tertata,” pungkasnya.(atc/adr)

































