Beranda Dunia Israel Serang Iran, Donald Trump Deklarasikan Operasi Tempur Besar

Israel Serang Iran, Donald Trump Deklarasikan Operasi Tempur Besar

1747
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto. ANTARA-Anadolu)

Washington DC (KUBUS.ID) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan dimulainya operasi tempur besar di Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan itu berlangsung bersamaan dengan gempuran udara Israel ke ibu kota Teheran.

Serangan dimulai pagi hari, bertepatan dengan hari kerja pertama di Iran saat aktivitas sekolah dan perkantoran berlangsung. Warga melaporkan asap membubung dari kawasan istana presiden dan Kantor Dewan Keamanan Nasional.

Ledakan juga terdengar di sejumlah kota lain, termasuk Isfahan dan Karaj. Situasi memicu kepanikan di beberapa titik permukiman.

Trump dalam video berdurasi delapan menit di media sosial menyebut operasi tersebut sebagai langkah militer berskala besar. “Ini adalah operasi militer besar,” ujarnya.

Mengutip laporan The New York Times, seorang pejabat AS menyatakan puluhan serangan dilancarkan menggunakan pesawat tempur dari pangkalan militer dan kapal induk di kawasan Timur Tengah. Sumber itu menyebut kampanye militer berpotensi berlangsung beberapa hari.

Ketegangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyusul ultimatum Washington terkait pembatasan program nuklir Teheran. Penempatan pasukan AS di kawasan itu disebut menjadi yang terbesar dalam beberapa dekade.

Secara terpisah, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan negaranya turut menggempur Iran dan menetapkan status darurat nasional. “Kami mengantisipasi kemungkinan serangan balasan dari Iran,” kata Katz.

Pemerintah Israel menutup sekolah, tempat kerja, serta ruang udara internasional sebagai langkah antisipasi. Hingga Sabtu malam waktu setempat, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Iran terkait skala kerusakan maupun korban. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini