KUBUS.ID – Seorang pesepeda meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Kertanegara di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, pada Senin (6/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan pesepeda bernama Nandam (74), warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, Nandam menyeberang dari selatan ke utara. Pada saat bersamaan, KA Kertanegara relasi Malang–Purwokerto melaju dari timur ke barat. Diduga korban tidak mengetahui kedatangan kereta, hingga akhirnya terjadi benturan.
“Nandam saat itu sedang mengangkat sepeda kayuhnya di perlintasan yang sebenarnya sudah ditutup permanen dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Samsul.
Akibat kejadian tersebut, korban terpental sekitar 15 meter dari titik benturan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas dari Polsek Srengat yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), termasuk mendata saksi dan melakukan evakuasi korban ke RSUD Srengat untuk proses visum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas di perlintasan yang sudah ditutup, karena sangat berbahaya dan berisiko terjadi kecelakaan,” tegas Samsul.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut.(hil)































