KUBUS.ID – Dulu, menjadi dewasa memiliki definisi yang cukup jelas.
Memiliki pekerjaan tetap.
Mandiri secara finansial.
Menjalani hidup yang stabil.
Namun hari ini, definisi itu mulai bergeser.
Menjadi dewasa tidak lagi hanya tentang stabilitas.
Tapi juga tentang fleksibilitas, kesadaran diri, dan kemampuan menghadapi perubahan.
Quarter life crisis sering muncul ketika seseorang merasa tidak sesuai dengan definisi “dewasa” yang selama ini ia pahami.
Ada perasaan tertinggal, meskipun sebenarnya hanya berada di jalur yang berbeda.
Beberapa perubahan yang mulai terlihat:
• kedewasaan tidak lagi linear
• jalur hidup menjadi lebih fleksibel
• prioritas hidup yang berbeda-beda
• keberhasilan tidak lagi seragam
Masalahnya bukan karena kita belum dewasa.
Tapi karena definisi dewasa itu sendiri sedang berubah.
Mungkin, menjadi dewasa hari ini bukan tentang mencapai standar tertentu.
Tapi tentang memahami diri, menerima ketidakpastian, dan tetap melangkah meskipun tidak semua hal jelas.
































