KUBUS.ID – Di era serba cepat, kita terbiasa merespons segala sesuatu dengan segera. Membalas pesan secepat mungkin. Mengomentari sesuatu tanpa jeda. Bereaksi sebelum berpikir.
Ramadan mengajarkan satu hal sederhana: diam.
Diam saat emosi naik.
Diam saat ingin membalas dengan kata keras.
Diam saat memilih untuk tidak memperpanjang konflik.
Diam bukan berarti lemah. Diam adalah kontrol.
Makna diam di bulan Ramadan:
- Memberi ruang sebelum bereaksi.
- Menghindari kata-kata yang melukai.
- Menguatkan kesadaran diri.
- Melatih kesabaran dalam interaksi sosial.
Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan lidah. Dalam banyak situasi, diam justru lebih bermakna daripada seribu pembelaan.
Ramadan menjadi latihan komunikasi paling jujur: berbicara seperlunya, mendengar lebih banyak, dan memahami tanpa selalu harus menang.






























