Beranda Kediri Raya Disbudpar Tulungagung Bidik Kenaikan Status, Tiga Candi di Tulungagung Diusulkan untuk Dipugar

Disbudpar Tulungagung Bidik Kenaikan Status, Tiga Candi di Tulungagung Diusulkan untuk Dipugar

1124
Disbudpar Tulungagung Bidik Kenaikan Status, Tiga Candi di Tulungagung Diusulkan untuk Dipugar (Redaksi)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung kini tengah membidik pemugaran tiga candi besar yang masuk dalam wewenang daerah agar segera mendapatkan perbaikan.

Kepala Disbudpar Tulungagung, M. Ardian Candra, mengatakan pihaknya saat ini fokus mengajukan pemugaran untuk objek cagar budaya yang berada di bawah kewenangan kabupaten.

“Untuk pengajuan pemugaran candi kita upayakan yang saat ini menjadi kewenangan kabupaten. Yaitu Candi Gayatri, kemudian Mirigambar, dan juga Candi Penampihan,” ungkap Candra kepada jurnalis ANDIKA Media, Sabtu (28/2).

Dari ketiganya, Candi Mirigambar menjadi yang paling siap dan telah memasuki tahapan proses. Sementara Candi Gayatri di Kecamatan Boyolangu dan Candi Penampihan di lereng Gunung Wilis, Kecamatan Sendang, masih dalam tahap pengusulan agar dapat masuk daftar penerima bantuan pemugaran.

“Yang saat ini sudah diproses mungkin Mirigambar. Untuk Gayatri dan Penampihan juga akan kami usulkan agar mendapatkan bantuan untuk pemugaran,” sebutnya.

Terkait pendanaan, Candra menegaskan pemugaran tidak hanya mengandalkan APBD kabupaten. Mengingat biaya restorasi struktur purbakala cukup besar, Disbudpar berupaya mengakses dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

Pemugaran nantinya tidak hanya menyasar bangunan utama, tetapi dilakukan secara komprehensif. Perbaikan akan mencakup struktur candi, penataan kawasan sekitar, hingga situs-situs pendukung dalam satu kompleks.

Pemilihan ketiga candi tersebut juga didasarkan pada pertimbangan strategis. Selain faktor kewenangan, pemugaran diharapkan dapat meningkatkan nilai historis dan kualitas fisik bangunan.

“Karena itu menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Harapannya nanti setelah dipugar, mungkin statusnya bisa kita usulkan untuk dinaikkan peringkatnya menjadi tingkat provinsi ataupun nasional,” terangnya.

Meski demikian, pihak Disbudpar belum bisa membeberkan secara rinci mengenai nominal anggaran yang diusulkan untuk proyek pemugaran ketiga candi tersebut. Hal ini dikarenakan proses kajian masih terus berjalan. Terkait kondisi candi-candi lain di Tulungagung yang juga mulai mengalami kerusakan, Disbudpar masih menunggu hasil kerja dari tim ahli.

Pihaknya mengaku tetap akan melakukan pengkajian terhadap potensi-potensi situs lain untuk dipugar di masa mendatang. Namun, langkah awal yang harus ditempuh adalah memastikan legalitas situs tersebut melalui ketetapan resmi dari pemerintah daerah.

“Harapannya nanti dari hasil kajian tim ahli cagar budaya itu bisa kita tetapkan sebagai cagar budaya dulu di tingkat kabupaten,” jelasnya.(dit/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini