Beranda Nasional Dua Tahun di Bawah Agrinas, Setelahnya Kopdes Merah Putih Akan Dikelola Desa

Dua Tahun di Bawah Agrinas, Setelahnya Kopdes Merah Putih Akan Dikelola Desa

42
Petugas menata berbagai produk yang dijual di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (Foto. ANTARA)
Petugas menata berbagai produk yang dijual di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (Foto. ANTARA)

JAKARTA, (KUBUS.ID) – PT Agrinas Pangan Nusantara akan mengelola Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih pada tahap awal operasional. Pengelolaan dilakukan selama dua tahun pertama.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan, setelah periode tersebut pengelolaan akan diserahkan kepada pemerintah desa.

“Operasionalisasinya sementara dijalankan oleh Agrinas. Nah, untuk dua tahun. Baru nanti diserah diserahkan sepenuhnya kepada desa ya,” kata Yandri di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.

Yandri menjelaskan, pemerintah akan menerbitkan Instruksi Presiden terkait operasional koperasi tersebut. Aturan ini akan menjadi dasar pembagian tugas antar kementerian dan badan usaha. Pejabat eselon I di Kementerian Desa PDT, Kementerian Koperasi, serta Agrinas akan membahas detail peran masing-masing.

“Tugasnya dalam hal operasionalisasi,” ujar Yandri.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan pengelolaan akan dilakukan secara profesional dengan dukungan digitalisasi.

Pengurus koperasi desa tetap dilibatkan dalam sistem pengawasan dan pengendalian. Selama dua tahun awal, 97 persen keuntungan koperasi akan diserahkan kepada pemerintah desa.

Setelah periode tersebut, skema berubah. Sebanyak 82 persen keuntungan akan dibagikan langsung kepada warga, terutama empat kelompok ekonomi terbawah, setiap bulan dalam bentuk kupon.

“Bisa digunakan untuk membeli gas melon, untuk bisa membeli obat-obatan, bisa membeli alat tulis, bisa membeli pulsa listrik, dan beras atau kebutuhan sembako lain,” ujar Joao.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut pembangunan koperasi terus berjalan. Saat ini, 3.505 unit gudang dan gerai telah rampung. Pemerintah segera menggelar seremoni pembukaan ribuan unit tersebut.

“Mudah-mudahan sampai Juni bisa sampai 80.000 ya setelah 80.000 kita akan data semuanya,” ujar Zulhas. (KOMPAS/far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini