Beranda Gaya Hidup Google Batasi AI Overviews untuk Pencarian Kesehatan, Imbas Temuan Informasi Menyesatkan

Google Batasi AI Overviews untuk Pencarian Kesehatan, Imbas Temuan Informasi Menyesatkan

39
Ilustrasi Google AI Overviews (Foto: Bowwe.com)

Kediri, (Kubus.ID)Google mulai membatasi kemunculan fitur AI Overviews (ringkasan AI) pada sejumlah kueri pencarian bertema kesehatan. Langkah ini diambil setelah investigasi media Inggris The Guardian menemukan ringkasan berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut berpotensi menyajikan informasi yang menyesatkan bagi pengguna.

Dikutip dari TechCrunch, Senin (12/1/2026), The Guardian mengungkap bahwa ketika pengguna mengetik pertanyaan seperti “berapa rentang normal tes darah hati?”, Google menampilkan angka rujukan umum tanpa mempertimbangkan faktor penting seperti usia, jenis kelamin, etnis, maupun kebangsaan. Kondisi itu dinilai berisiko menimbulkan salah tafsir terhadap kondisi kesehatan seseorang.

Tak lama setelah laporan tersebut terbit, The Guardian mencatat ringkasan AI untuk kueri tersebut tidak lagi muncul di hasil pencarian Google. Meski demikian, variasi pertanyaan lain seperti “lft reference range” atau “rentang normal tes fungsi hati” sempat masih menampilkan AI Overviews.

Pemantauan lanjutan menunjukkan bahwa beberapa jam kemudian, ringkasan AI untuk kueri serupa juga ikut menghilang. Kendati begitu, Google masih menyediakan alternatif melalui fitur AI Mode, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan berbasis AI. Menariknya, dalam sejumlah pencarian, hasil teratas justru mengarah ke artikel The Guardian yang membahas penghapusan ringkasan AI tersebut.

Menanggapi hal ini, juru bicara Google menyatakan perusahaan tidak mengomentari penghapusan individual dalam layanan pencarian. Namun, Google menegaskan terus melakukan penyempurnaan secara menyeluruh terhadap sistem AI mereka.

Google juga mengklaim tim internal yang melibatkan tenaga klinis telah meninjau kueri-kueri tersebut. Dalam banyak kasus, menurut perusahaan, informasi yang ditampilkan tidak sepenuhnya keliru dan didukung oleh sumber berkualitas.

Pada tahun lalu, Google memang telah mengumumkan pengembangan fitur baru untuk meningkatkan kualitas pencarian bertema kesehatan. Upaya tersebut mencakup pembaruan ringkasan informasi serta penggunaan model AI yang lebih fokus pada konten medis.

Direktur Komunikasi dan Kebijakan British Liver Trust, Vanessa Hebditch, menyambut baik langkah Google menghapus ringkasan AI tersebut. Namun, ia menilai kebijakan itu belum menyentuh persoalan mendasar.

“Kekhawatiran utama kami adalah ini hanya mematikan ringkasan AI pada satu hasil pencarian, tanpa benar-benar mengatasi masalah yang lebih luas terkait penggunaan AI Overviews untuk informasi kesehatan,” ujarnya.

Langkah Google ini menegaskan tantangan besar pemanfaatan AI dalam penyediaan informasi medis, yang menuntut akurasi tinggi demi mencegah kesalahan persepsi di kalangan publik.(adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini