Kediri (KUBUS.ID) – Kebakaran hebat melanda gudang sembako di Jalan Dr. Soetomo Nomor 19, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Senin dini hari (15/6/2026). Api yang diduga berasal dari korsleting listrik menghanguskan sekitar 90 persen bangunan dan menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3 miliar.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Kediri, Dhani Adi Projo, S.Sos., mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 00.10 WIB. Dua menit kemudian tim diberangkatkan ke lokasi dan mulai melakukan penanganan pada pukul 00.20 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 06.30 WIB.
Gudang milik Candra Wijaya, berdiri di atas lahan berukuran 12 x 36 meter. Dari luas tersebut, sekitar 10 x 36 meter terdampak kebakaran. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.
Dhani menjelaskan, petugas menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman. Struktur bangunan yang semula merupakan rumah tinggal telah dimodifikasi menjadi gudang, sehingga kondisi bangunan tidak sepenuhnya mendukung upaya pemadaman.
“Kendala terbesar adalah atap galvalum yang roboh dan menutup titik api. Kondisi itu membahayakan petugas sekaligus menyulitkan proses pemadaman,” ujarnya.
Selain itu, material yang terbakar didominasi bahan mudah terbakar seperti minyak goreng, kertas, dan berbagai produk berbahan plastik sehingga api cepat membesar. Warga sekitar pertama kali mengetahui adanya kobaran api dari bagian belakang bangunan dan membuka paksa gerbang untuk mempercepat akses penanganan.Sebanyak delapan unit mobil pemadam dikerahkan dalam operasi tersebut, terdiri dari lima unit milik Pemerintah Kota Kediri dan tiga unit bantuan dari Kabupaten Kediri. Berkat upaya petugas dan warga, empat unit mobil boks yang berada di dalam area gudang berhasil diselamatkan. Api kini telah dipadamkan dan dipastikan tidak kembali menyala. (nhd)































