
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam merawat dan membersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama (Brug over den Brantas te Kediri) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga warisan sejarah kota. Namun demikian, sejumlah pihak menilai perlunya strategi jangka panjang agar perlindungan terhadap jembatan bersejarah ini semakin optimal.
Peneliti Jembatan Lama sekaligus Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur, Imam Mubarok, S.Sos., menyampaikan bahwa perawatan yang dilakukan pemerintah saat ini sudah berada pada arah yang tepat. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menunjukkan keseriusan dalam menjaga status cagar budaya yang melekat pada Jembatan Lama.
“Jika melihat perawatan yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri, itu sudah bagus. Ini wujud perhatian terhadap cagar budaya yang kita miliki,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyoroti efektivitas pembersihan sampah yang masih dilakukan secara manual dan berulang di area kaki jembatan. Berdasarkan hasil riset serta dokumentasi foto historis, Jembatan Lama pada masa lalu dilengkapi struktur pelindung berupa tiga titik pemecah ombak di sisi selatan jembatan. Struktur tersebut berfungsi memecah arus sungai sekaligus mengurangi hantaman material dan sampah agar tidak langsung mengenai tiang penyangga.
Saat ini, struktur pemecah ombak tersebut sudah tidak lagi berfungsi atau tidak tersedia, sehingga sampah kiriman sungai kerap tersangkut di sekitar pondasi jembatan. Reaktivasi atau pembangunan kembali pemecah ombak dinilai dapat menjadi solusi preventif untuk mengurangi beban pembersihan rutin sekaligus memperkuat perlindungan struktur jembatan.
“Dengan adanya pemecah ombak, intensitas pembersihan besar-besaran bisa ditekan. Struktur itu sejatinya merupakan bagian dari sistem perlindungan alami jembatan,” jelasnya.
Selama ini, pembersihan sampah di area kaki Jembatan Lama dilakukan secara rutin oleh tim gabungan, yang melibatkan:
- Dinas PUPR, terkait aspek teknis dan struktur bangunan.
- DLHKP, terkait kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
- BPBD, terkait mitigasi bencana dan penanganan material di aliran sungai.
Sinergi tersebut menegaskan bahwa Jembatan Lama bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan bagian dari identitas Kota Kediri. Karena itu, upaya pelestarian tidak hanya membutuhkan perawatan rutin, tetapi juga langkah preventif yang berkelanjutan demi menjaga keberadaannya bagi generasi mendatang.(atc/adr)
































