Beranda Kediri Raya Kualitas MBG Disorot Masyarakat, Bupati Tulungagung Bakal Sidak Pekan Ini

Kualitas MBG Disorot Masyarakat, Bupati Tulungagung Bakal Sidak Pekan Ini

6
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (Foto: Redaksi)

TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Beberapa hari terakhir, kelayakan menu program makan bergizi gratis (MBG) jadi isu hangat di Tulungagung. Menyikapi hal ini Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa pihaknya berencana menggelar sidak lapangan dalam waktu dekat.

Menurutnya, secara regulasi, setiap dapur penyedia MBG memang bertanggung jawab untuk memproduksi ribuan porsi dalam satu waktu. Namun, besarnya volume produksi tersebut bukan berarti menjadi alasan untuk mengabaikan standar kualitas dan kebersihan.

“Sebenarnya kalau katakanlah satu dapur MBG itu ada sekitar 3.500 (porsi yang dibagikan). Sebenarnya nggak boleh itu (sampai terjadi), sesuai aturannya,” ujar Gatut saat ditemui jurnalis ANDIKA Media, Jumat (13/3).

Gatut menyadari bahwa risiko kerusakan makanan, terutama untuk jenis makanan basah, memang cukup tinggi dalam proses distribusi massal. Meski demikian, dia menegaskan bahwa pihak penyedia jasa atau dapur umum harus memiliki sistem penyaringan yang ketat agar paket makanan yang bermasalah tidak sampai jatuh ke tangan para penerima manfaat di sekolah-sekolah.

“Harapan kami makanan seperti itu jangan sampai dibagikan kepada siswa kita atau teman-teman yang berhak menerima itu,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, bupati berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa pelaksanaan program nasional ini sesuai dengan ketentuan dan arahan pemerintah pusat.

“Jadi ke depan ini nanti saya sebenarnya mau sidak. Karena saya juga dapat laporan dari masyarakat titik-titik mana yang nanti harus sidak bersama Pak Bagus selaku (Ketua) Satgas MBG,” terangnya.

Rencana evaluasi lapangan ini dipastikan akan bergulir dalam waktu dekat. Gatut tak menampik bahwa tekanan dari publik, terutama melalui media sosial, menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan manajemen pengawasan program nasional tersebut di tingkat lokal.

“Secepatnya akan tindak lanjut. Mungkin dalam minggu ini. Karena saya juga ditegur, karena itu masuk di medsos,” kata Gatut.(dit/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini