KEDIRI, (KUBUS.ID) – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kediri mengambil langkah konkret dalam upaya pencegahan kanker serviks. Melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV), Balai POM Kediri menyasar aparatur sipil negara (ASN) hingga masyarakat umum, Selasa (10/2).
Kegiatan yang digelar di kantor Balai POM Kediri itu merupakan bagian dari Program Satu Juta Vaksin untuk ASN dan Masyarakat. Program nasional ini digagas lewat kolaborasi Balai POM Kediri, Korpri Nasional, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Nasional.
Sinergi lintas lembaga tersebut menjadi upaya nyata menekan angka kanker serviks yang hingga kini masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Antusiasme peserta tampak tinggi sejak pagi. Total 185 peserta terdiri dari ASN, keluarga ASN, serta masyarakat umum berhasil menerima vaksin HPV. Vaksin ini dikenal sebagai langkah paling efektif untuk mencegah infeksi virus HPV, penyebab utama kanker leher rahim.
Kepala Balai POM di Kediri, Winanto, S.Si., Apt., M.Si., menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
“Ini bukan sekadar menjalankan program nasional. Kami ingin memastikan ASN dan masyarakat terlindungi dari risiko penyakit jangka panjang. Kesehatan yang terjaga akan berbanding lurus dengan produktivitas,” ujarnya.
Winanto menambahkan, Balai POM Kediri berkomitmen melanjutkan berbagai program kesehatan preventif melalui kolaborasi lintas sektor.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Vaksinasi HPV Balai POM Kediri, Rusdiyah Fatatik, M.Si. Menurutnya, suksesnya agenda ini menunjukkan kuatnya pendekatan promotif dan preventif di wilayah Kediri.
“Balai POM Kediri siap terus menjadi motor penggerak inisiatif kesehatan nasional melalui kerja sama berbagai pihak,” tegasnya.
Melalui perluasan cakupan vaksinasi HPV, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks dapat ditekan. Target akhirnya jelas: mewujudkan generasi perempuan Indonesia yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing.(atc/adr)

































