Beranda Jawa Timur Material Terus Meluncur, Penanganan Longsor Malang Melambat

Material Terus Meluncur, Penanganan Longsor Malang Melambat

2459

KUBUS.ID -Longsor yang terjadi di jalur Kasembon, Kabupaten Malang, berhasil ditangani dan proses evakuasi material longsor selesai dilakukan pada Sabtu malam. Setelah pembersihan rampung, arus lalu lintas di jalur penghubung Kediri–Batu kembali dibuka dan kini sudah berjalan lancar. Dalam peristiwa ini, dipastikan tidak ada korban jiwa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa proses penanganan longsor memerlukan waktu cukup lama. Hal tersebut disebabkan karena pada tahap awal petugas melakukan pembersihan secara manual. Namun, metode tersebut tidak mampu mengatasi seluruh material longsor yang menutup badan jalan, sehingga petugas harus menunggu bantuan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.

“Penanganan awal dilakukan secara manual, tetapi material longsor cukup besar sehingga membutuhkan alat berat,” ujar Sadono.

Longsor tersebut terjadi pada tebing dengan ketinggian sekitar 20 meter. Material longsoran diperkirakan memiliki volume kurang lebih 6 meter x 2 meter dan menutup sebagian badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas.

Selain besarnya material longsor, kondisi cuaca juga menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. Hujan yang terus mengguyur lokasi menyebabkan material longsor masih terus meluncur, sehingga petugas harus bekerja ekstra dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan.

Sadono menambahkan, lokasi longsor ini berdekatan dengan titik longsor yang sebelumnya terjadi pada Sabtu kemarin. Kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi membuat kawasan tersebut rawan terjadi longsor susulan.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau pengguna jalan agar tetap waspada saat melintasi jalur Kasembon, terutama saat hujan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari risiko kecelakaan. (ikj)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini