Beranda Kediri Raya Panen Raya Sambiresik Tegaskan Peran Kediri sebagai Lumbung Pangan Jatim

Panen Raya Sambiresik Tegaskan Peran Kediri sebagai Lumbung Pangan Jatim

369
Panen raya di Sambiresik Gampengrejo Kediri (Redaksi)

Kediri, (KUBUS.ID) – Kabupaten Kediri kian menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Jawa Timur. Lonjakan produksi padi sepanjang 2025 menjadi bukti nyata bahwa program swasembada pangan bukan sekadar wacana, melainkan hasil kerja terukur di tingkat daerah.

Momentum itu ditegaskan melalui kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri di Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pertanian Maju, Pangan Berdaulat, Indonesia Kuat”.

Panen raya di lahan seluas 2.800 meter persegi itu terasa istimewa karena terhubung secara virtual (via Zoom) dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menyatakan Indonesia telah memasuki fase swasembada beras yang kokoh dan berkelanjutan.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Sukadi menyebut, capaian nasional itu sejalan dengan tren positif yang terjadi di daerah. Salah satu indikator kuatnya adalah kebijakan pemerintah pusat yang memastikan tidak ada impor beras pada 2025 hingga 2026.

“Data yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto sangat jelas, Indonesia sudah swasembada beras. Sebagai buktinya, di tahun 2025 dan 2026 ini tidak ada lagi impor beras. Kabupaten Kediri bangga bisa menjadi bagian dari pencapaian besar ini,” kata Sukadi.

Ia menjelaskan, peningkatan produksi di Kabupaten Kediri tidak semata bertumpu pada perluasan lahan. Pada awal 2025, luas tanam tercatat 2.330 hektare. Namun, melalui intensifikasi pertanian, pendampingan petani, serta penggunaan teknologi dan sarana produksi yang tepat, hasil panen justru melonjak signifikan.

“Efektivitas panen meningkat hingga 17 ton dibanding periode sebelumnya. Ini menunjukkan kualitas pertanian Kediri semakin modern dan efisien,” jelasnya.

Ke depan, Pemkab Kediri berkomitmen menjaga tren positif tersebut melalui penyediaan bibit unggul, distribusi pupuk tepat sasaran, serta penguatan mekanisasi pertanian di tingkat petani.

“Tema Pertanian Maju, Pangan Berdaulat, Indonesia Kuat bukan sekadar slogan. Ini adalah kerja nyata untuk kesejahteraan petani Kediri sekaligus menjaga lumbung pangan nasional tetap aman,” pungkas Sukadi.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Kediri kian mengukuhkan diri sebagai daerah penyangga ketahanan pangan Jawa Timur, sekaligus mendukung visi besar Indonesia menuju kemandirian pangan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.(atc/adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini