Beranda Jawa Timur Petugas Gabungan Cek Bahan Makanan di Pasar Setono Betek, Temukan Cabai Berformalin

Petugas Gabungan Cek Bahan Makanan di Pasar Setono Betek, Temukan Cabai Berformalin

221

KUBUS.ID – Petugas gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), BPOM, dan Dinas Kesehatan, melakukan uji cepat laboratorium bahan makanan yang ada di Pasar Setono Betek Kota Kediri. Petugas mengambil 31 sample bahan makanan seperti sayuran, kecambah, ikan asin, daging, krupuk, trasi, tahu, dan cabai.

Dari hasil uji cepat laboratorium yang dilakukan, mendapati sebanyak 30% bahan makanan yang diambil secara acak masih mengandung bahan berbahaya. Bahkan, hasil pemeriksaan ada cabai yang saat dilakukan uji cepat laboratorium, mengandung formalin. Diduga, penjual menggunakan formalin tersebut, agar dagangannya tahan dan tidak mudah busuk.

Kepala DKPP Kota Kediri Muhammad Ridwan mengatakan, ada beberapa produk bahan makanan yang dilakukan uji cepat laboratorium, masih ada yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin. Sehingga, masyarakat perlu waspada jika membeli bahan makanan, harus dibersihkan dengan air panas atau direndam dengan air panas terlebih dahulu. Sehingga bisa mengurangi kandungan bahan berbahaya tersebut.

“ada beberapa produk bahan makanan yang dilakukan uji cepat laboratorium, masih ada yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin. Sehingga, masyarakat perlu waspada jika membeli bahan makanan, harus dibersihkan dengan air panas agau direndam dengan air panas terlebih dahulu. Sehingga bisa mengurangi kandungan bahan berbahaya tersebut,” Kata Ridwan, Rabu (12/3/2025).

Sementara itu, Kepala BPOM di Kediri Gidion mengatakan, untuk penjual yang masih menjual produknya dengan menggunakan bahan yang berbahaya, maka BPOM akan melakukan teguran pada pedagang. Selain itu, BPOM juga akan melakukan pengawasan lebih intensif lagi untuk peredaran bahan makanan dan makanan olahan yang masih mengandung bahan berbahaya.

“untuk penjual yang masih menjual produknya dengan menggunakan bahan yang berbahaya, maka BPOM akan melakukan teguran pada pedagang. Selain itu, BPOM juga akan melakukan pengawasan lebih intensif lagi untuk peredaran bahan makanan dan makanan olahan yang masih mengandung bahan berbahaya,” Jelasnya. (atc/rif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini