Beranda Nasional Presiden Prabowo Subianto siap Datang ke Teheran jadi mediasi perang AS-Israel dan...

Presiden Prabowo Subianto siap Datang ke Teheran jadi mediasi perang AS-Israel dan Iran

40
Prabowo Subianto Presiden siap jadi mediator damai di Teheran Iran. (Foto. Kanal YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, (KUBUS.ID) – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan sikap resmi menyusul eskalasi militer di Iran yang dilaporkan melibatkan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Dalam keterangannya resmi, Kemlu menyatakan Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran yang dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri serta mengedepankan dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” tulis Kemlu.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan dalam mendorong terciptanya kondisi keamanan yang kondusif.

Bahkan, jika disetujui oleh para pihak yang bertikai, Presiden disebut bersedia melakukan kunjungan langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog.

“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” demikian pernyataan tersebut.

Kemlu juga mengingatkan bahwa peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta berdampak pada perdamaian dan keamanan global.

Pemerintah turut mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak agar tetap tenang dan waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Sementara itu, laporan menyebutkan militer Israel melancarkan serangan rudal ke Ibu Kota Teheran. Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi keterlibatan pasukan Amerika Serikat dalam operasi tersebut.

Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah lokasi, termasuk fasilitas pendidikan, dengan korban jiwa yang masih dalam proses verifikasi oleh berbagai pihak.

Sebagai respons, Iran dikabarkan meluncurkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah instalasi militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

Hingga kini, perkembangan situasi di kawasan tersebut masih berlangsung dan menjadi perhatian komunitas internasional. (ANTARA/far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini